DPRD Jatim Bantu Pengurusan NIB untuk UMKM, Warga Surabaya Senang : Sangat Membantu

Warga Surabaya antusias ikuti program SALEHA atau Sadar Legalitas Berusaha yang digelar oleh Anggota Komisi C DPRD Jatim, Lilik Hendarwati. 

Tayang:
Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Samsul Arifin
TribunJatim.com/Yusron Naufal Putra
BANTU UMKM - Anggota Komisi C DPRD Jatim Lilik Hendarwati saat menggelar program SALEHA atau Sadar Legalitas Berusaha yang dilakukan di Balai RW 7 Pogot Jaya Kelurahan Tanah Kali Kedinding, Kenjeran, Senin (1/12/2025) pagi 

Ringkasan Berita:
  • 100 warga Surabaya mengikuti program SALEHA yang fokus pada pentingnya NIB bagi UMKM.
  • Lilik Hendarwati menargetkan 25 titik sosialisasi dengan total 2.500 peserta sepanjang tahun.
  • NIB ditekankan sebagai syarat penting untuk akses permodalan, bantuan pemerintah, dan peluang UMKM naik kelas.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sekira 100 orang warga Surabaya berkumpul di Balai RW 7 Pogot Jaya Kelurahan Tanah Kali Kedinding, Kenjeran, Senin (1/12/2025) pagi.

Mereka antusias mengikuti program SALEHA atau Sadar Legalitas Berusaha yang digelar oleh Anggota Komisi C DPRD Jatim, Lilik Hendarwati

Mayoritas peserta merupakan emak-emak pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah atau UMKM. Kegiatan tersebut menekankan pentingnya pelaku UMKM memiliki NIB.

"Alhamdulillah, ini sangat membantu untuk masyarakat bawah," kata Ketua RW 07 Pogot Jaya Arianto saat ditemui di lokasi. 

Masyarakat setempat banyak yang menjadi pelaku UMKM. Misalnya UMKM rumahan, warung sembako dan semacamnya. Lilik yang hadir langsung di lokasi menyampaikan sosialisasi pentingnya memiliki NIB. Dialog dengan warga juga dilakukan. Lilik berharap betul UMKM sadar NIB. 

Baca juga: DPRD Jatim Bentuk Pansus BUMD, Bidik Kontribusi PAD & Fungsi Sosial, BUMD Minus Terancam Dibubarkan

Sasar 2.500 Pelaku UMKM

Sebab, NIB ini salah satunya berfungsi untuk pelaku UMKM mengakses permodalan. NIB menjadi syarat penting. Termasuk jika ada bantuan pemerintah. Sehingga, NIB tersebut begitu sangat didorong. Agar kesempatan UMKM untuk naik kelas bisa semakin terbuka lebar. 

Melalui program ini, Lilik getol mendorong agar pelaku UMKM bisa sadar pentingnya memiliki NIB. Total 25 titik kegiatan serupa dengan menyasar sekira 2500 orang menjadi fokus pada tahun ini. Lokasi di Kali Kedinding menjadi titik kesekian. 

Lilik mendorong betul program tersebut, lantaran menilai bahwa program ini bersentuhan langsung bahkan sangat membantu masyarakat.

"Alhamdulillah, semuanya antusias baik itu di RT maupun di RW," ungkap Lilik yang merupakan legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) Surabaya. 

Baca juga: DPRD Jatim Dorong agar Regulasi Soal Judol, Pinjol Ilegal dan Sound Horeg Harus Optimal

Lilik percaya betul bahwa UMKM bisa naik level. Terlebih, UMKM selama ini memiliki peranan vital dalam perekonomian Jawa Timur. Bahkan, tulang punggung perekonomian. Dari data, lebih dari 50 persen Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) terbesar bagi Jatim.

Tercatat, UMKM menyumbangkan 60 persen PDRB Jatim. Lilik pun percaya, jika UMKM naik kelas maka perputaran ekonomi bisa lebih meningkat.

Pun demikian kesejahteraan masyarakat. Kegiatan ini menjadi semacam pancingan agar pelaku UMKM sadar betul tentang pentingnya memiliki NIB. 

Pengurusan NIB Kini Lebih Mudah

Lilik menyadari banyak pelaku UMKM saat ini belum mengurus NIB. Faktornya bisa karena berpikir ribetnya pengurusan maupun kesadaran yang juga perlu terus ditingkatkan.

Dua faktor ini memerlukan perhatian bersama agar para pelaku UMKM bisa memiliki NIB. Dalam kegiatan yang digelar Lilik ini, juga mendatangkan pihak terkait. 

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved