Oknum Polisi Bunuh Mahasiswi UMM

Update Pembunuhan Mahasiswi UMM, Korban Diduga Dicekik, Bripka AS dan Suyitno Buang Jasad Bersama 

Polda Jatim membocorkan hasil awal analisa forensik mengenai penyebab kematian pembunuhan FAN (21) mahasiswi Universitas Muhammadyah Malang (UMM)

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Sudarma Adi
TribunJatim.com/Luhur Pambudi
UPDATE - Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast saat ditemui awak media seusai Apel Pasukan Operasi Lilin Semeru 2025 di Lapangan Mapolda Jatim, pada Jumat (19/12/2025). 

Ringkasan Berita:
  • Penyebab Kematian: Dugaan awal akibat cekikan (ditemukan luka lebam di leher).
  • Identitas Pelaku: * Bripka Agus: Kakak ipar korban (Anggota Unit Intelkam Polsek Krucil). Suyitno (38): Teman masa kecil Bripka Agus.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA-Polda Jatim membocorkan hasil awal analisa forensik mengenai penyebab kematian pembunuhan FAN (21) mahasiswi Universitas Muhammadyah Malang (UMM) yang jenazahnya dibuang di sungai sedalam sekitar lima meter kawasan Jalan Raya Purwosari, Kauman, Wonorejo, Pasuruan, pada Selasa (16/12/2025). 

Informasinya, FAN yang merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara itu, diduga dibunuh oleh kakak iparnya bernama Bripka Agus yang berstatus Anggota Unit Intelkam Polsek Krucil Polres Probolinggo.

Bripka Agus diduga kuat menjalankan aksi pembunuhan tersebut berkomplot dengan teman sejak semasa kecilnya bernama Pelaku Suyitno. 

Baca juga: Tampang Pria yang Bantu Bripka AS Bunuh Adik Iparnya, Sempat Kabur ke Lumajang hingga Pamekasan

Bripka Agus ditangkap beberapa jam setelah penemuan jenazah korban. 

Sedangkan, Pelaku Suyitno ditangkap setelah tiga hari kabur, yakni pada Kamis (18/12/2025) malam.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, korban diketahui tewas karena luka memar bekas diduga karena cekikan yang dilakukan para pelaku. 

Namun, penjelasan secara detail mengenai luka pada tubuh korban hingga menyebabkan fatalitas atau kematian, bakal disampaikan setelah proses autopsi terhadap korban dinyatakan rampung. 

"Informasi awal ada lebam dugaan dicekik. (Soal lokasi pasti) Masih kami terus dalami untuk kepastian TKP pembunuhannya ada di mana," ujarnya seusai Apel Pasukan Operasi Lilin Semeru 2025 di Lapangan Mapolda Jatim, pada Jumat (19/12/2025). 

Mengenai peran secara spesifik antara Pelaku Bripka Agus yang berkomplot dengan Pelaku Suyitno dalam membunuh korban, Jules mengaku belum dapat menjelaskannya. 

Hanya saja ia memastikan bahwa kedua pelaku terlibat dalam tindak pidana menghilangkan nyawa korban atau pembunuhan. Termasuk membuang jenazah korban. 

"Informasi yang kami dapatkan yang jelas bahwa mereka bersama-sama melakukan dan mengetahui tindak pidana yang terjadi dan pada saat membuang mayat korban juga bersama-sama antara tersangka AS dan SY," katanya. 

Baca juga: Hubungan Buruk Mahasiswi UMM dan Bripka AS yang Diduga Membunuhnya, Ayah: Musuhan Sejak Lama

"Sampai sekarang kami masih mendalami terkait dengan motif daripada tersangka AS maupun SY. Namun yang pasti keduanya secara bersama-sama melakukan pembunuhan dengan sengaja," pungkasnya. 

Sementara itu, Pelaku Suyitno (38) pelaku kedua dalam kasus tersebut berhasil ditangkap Anggota Tim Jatanras Polda Jatim di Kabupaten Probolinggo, pada Kamis (18/12/2025). 

Pelaku Suyitno pun digelandang ke Gedung Ditreskrimum Mapolda Jatim untuk menjalani pemeriksaan. 

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved