DPRD Jatim Dorong SOP dan Monitoring Program MBG Makin Ketat dan Libatkan Pemda
DPRD Jatim memberi atensi serius terhadap insiden dugaan keracunan massal akibat Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Mojokerto
Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Ndaru Wijayanto
"Data terbaru di posko saat ini tercatat masih 121 orang (dirawat), sehingga 140 orang sudah diperbolehkan pulang," ujar Teguh di RSUD Prof dr Soekandar Mojosari, Minggu (11/1/2026) dikutip dari Surya.co.id
Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak meninjau korban keracunan massal yang dirawat di RSUD Prof dr Soekandar, Minggu (11/1/2026). Para korban mengeluh gejala keracunan dan dirujuk ke Fasyankes pada Sabtu (10/1/2026).
Emil mengungkapkan, pihaknya menelusuri penyebab keracunan massal ini, terutama dari keterangan siswa maupun santri hingga pihak pengelola SPPG yang memasok MBG berupa menu soto ayam dan telur.
Petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto telah mengambil sampel sisa makanan MBG yang dikonsumsi para korban, maupun dari dapur SPPG yang bersangkutan
| Cara SDN Keting Lamongan Terapkan Ketahanan Panganan, Sulap Lahan Terbengkalai, Siap Dukung MBG |
|
|---|
| 19 SPPG di Sidoarjo Dihentikan Sementara Operasionalnya oleh BGN Imbas Belum Ada IPAL yang Memadai |
|
|---|
| Buntut Masalah Limbah, Badan Gizi Nasional Hentikan Sementara 12 Dapur Makan Gratis di Bojonegoro |
|
|---|
| Surplus Beras Hingga Sayur, Magetan Siap Jadi Pemasok Bahan Baku MBG Lintas Daerah |
|
|---|
| 12 SPPG di Bojonegoro Diberhentikan Sementara, BGN Temukan Masalah pada IPAL |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Anggota-Komisi-E-DPRD-Jatim-Puguh-Wiji-Pamungkas-saat-Podcast.jpg)