Lebaran 2026

Ada 48 Titik Salat Idulfitri 2026 di Tuban yang Disediakan Muhammadiyah, Bakal Digelar 20 Maret

Warga Muhammadiyah di Kabupaten Tuban akan melaksanakan Salat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah pada Jumat (20/13/2026).

Penulis: Muhammad Nurkholis | Editor: Januar
Tribun Jatim Network/Muhammad Nurkholis
Muhammadiyah - Jemaah Muhammadiyah melaksanakan Salat Idul Fitri di lapangan terbuka di Kabupaten Tuban. Tahun 2026 ini, warga Muhammadiyah di Tuban dijadwalkan menggelar Salat Id pada 20 Maret dengan total 48 titik lokasi yang tersebar di berbagai kecamatan. 
Ringkasan Berita:
  • Pimpinan Daerah Muhammadiyah Tuban menyiapkan 48 titik Salat Idul Fitri yang tersebar di sejumlah kecamatan seperti Tuban, Semanding, Palang, Widang, Plumpang, hingga Bancar dan Jatirogo.
  • Ketua PDM Tuban Masrukhin mengimbau warga Muhammadiyah tidak menggelar takbir keliling dan menunda silaturahmi hingga seluruh umat Islam merayakan Idul Fitri demi menjaga keharmonisan masyarakat.

 

Laporan wartawan TribunJatim.com, Muhammad Nurkholis

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN– Warga Muhammadiyah di Kabupaten Tuban akan melaksanakan Salat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah pada Jumat (20/13/2026).

Penetapan tersebut mengacu pada Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) yang digunakan Muhammadiyah.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Tuban, Masrukhin, mengatakan pihaknya telah menyiapkan puluhan lokasi untuk pelaksanaan Salat Idul Fitri di wilayah Kabupaten Tuban.

“Berdasarkan KHGT Muhammadiyah telah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada 20 Maret 2026,” ujarnya, Senin (16/3/2025).

Lebih lanjut ia menjelaskan, pada tahun ini PDM Tuban menyediakan 48 titik Salat Id di yang tersebar di sejumlah kecamatan di Tuban

“Ada 48 titik total,” imbuhnya.

Baca juga: Punya Sistem Penanggalan Sendiri, Jemaah Syattariyah di Magetan Baru Laksanakan Salat Idulfitri

Masrukhin juga menyampaikan beberapa pesan kepada jamaah Muhammadiyah agar tetap menjaga kerukunan antarumat Islam, terutama jika terjadi perbedaan waktu perayaan Hari Raya Idul Fitri.

Kemudian, jamaah Muhammadiyah diminta tidak menggelar takbir keliling apabila pemerintah menetapkan Hari Raya Idul Fitri berbeda dengan Muhammadiyah. Hal ini bertujuan untuk menjaga kerukunan di tengah masyarakat.

“Jika ada perbedaan penetapan hari raya, sebaiknya tidak perlu mengadakan takbir keliling untuk menjaga kerukunan,” ucapnya.

Selain itu, Masrukhin juga mengingatkan agar kegiatan silaturahmi dengan keluarga maupun tetangga dilakukan ketika semua umat Islam sudah merayakan Hari Raya Idul Fitri.

“Bersilaturahmi ke rumah saudara atau tetangga untuk saling memaafkan sebaiknya dilakukan setelah semuanya juga sudah berhari raya,” jelasnya.

Adapun 48 titik pelaksanaan Salat Id warga Muhammadiyah di Kabupaten Tuban tersebar di sejumlah kecamatan, di antaranya Kecamatan Tuban, Semanding, Palang, Widang, Plumpang, Montong, Bangilan, Soko, Rengel, Jatirogo, Tambakboyo, Jenu, Kerek, Grabagan, Bancar, hingga Merakurak.


Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved