ASN Jatim WFH Setiap Rabu Mulai Pekan Depan, DPRD Ingatkan Pelayanan Harus Tetap Optimal

Anggota Komisi A DPRD Jatim Ubaidillah memahami bahwa WFH ini diambil selaras dengan kebijakan pusat

Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Samsul Arifin
Tribun Jatim Network/Yusron Naufal Putra
WORK FROM HOME - Anggota Komisi A DPRD Jatim Ubaidillah saat hadir di Studio TribunJatim Network di Surabaya beberapa waktu lalu. Politisi muda PKB ini menyatakan dukungan terhadap kebijakan WFH di kalangan ASN untuk penghematan energi.  

Ringkasan Berita:
  • WFH ASN Jatim berlaku setiap hari Rabu mulai pekan depan.
  • DPRD Jatim mendukung, namun layanan publik harus tetap optimal.
  • Kebijakan diambil untuk mendukung penghematan BBM nasional.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan mulai menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setiap hari Rabu mulai pekan depan, sebagai bagian dari upaya penghematan energi di tengah kenaikan harga minyak dunia.

Meski demikian, pelayanan kepada masyarakat diharapkan tetap optimal ditengah kebijakan WFH bagi ASN tersebut. 

Anggota Komisi A DPRD Jatim Ubaidillah memahami bahwa WFH ini diambil selaras dengan kebijakan pusat. Yakni, sebagai upaya untuk penghematan energi akibat situasi konflik yang terjadi antara Amerika-Israel dengan Iran. Konflik ini berimbas pada harga minyak dunia yang ikut bergejolak. 

Dukungan DPRD Jatim

Ubaid, sapaan akrab Ubaidillah, menyadari dalam situasi seperti ini perlu dilakukan WFH untuk upaya penghematan. "Kebijakan ini saya rasa perlu dilakukan," kata Ubaid saat dikonfirmasi dari Surabaya, Rabu (25/3/2026). 

Baca juga: WFH dan WFA ASN Segera Diterapkan, Pemkab Magetan Masih Tunggu Juknis

Ubaid mengungkapkan, nantinya Pemprov perlu memilah posisi apa yang bisa diberlakukan WFH. Khusus untuk yang bersinggungan langsung dengan pelayanan publik, Ubaid berharap agar tidak perlu dilakukan WFH. Sementara posisi lain yang tidak bersinggungan dengan pelayanan bisa WFH

"Mungkin bisa dipilah-pilah seperti itu. Artinya, Pemprov memang harus mendukung kebijakan pemerintah pusat terkait dengan hemat energi yang hari ini digalakkan oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto," jelas politisi muda Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini. 

WFH Mulai Pekan Depan

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar apel sekaligus Halal Bihalal bersama ASN pasca libur Hari Raya Idul Fitri di halaman Kantor Sekretariat Daerah Provinsi Jatim, Rabu (25/3/2026) pagi. 

Di kesempatan kali ini, Khofifah juga mengumumkan bahwa Pemprov Jatim akan mulai menerapkan sistem WFH bagi ASN guna menjaga kesinambungan pelayanan publik dan mendukung upaya pemerintah pusat dalam penghematan BBM. 

“Mulai minggu depan WFH kita dilaksanakan pada hari Rabu. Jadi Senin Selasa Kamis dan Jumat kita bekerja secara optimal. Sistem WFH ini kita laksanakan selaras dengan kebijakan penghematan BBM dari pemerintah pusat,” tegas Khofifah. 

Ia menekankan bahwa WFH bukan tambahan libur ataupun cuti, melainkan mekanisme kerja fleksibel yang tetap menuntut kedisiplinan, tanggung jawab, dan produktivitas tinggi dari seluruh ASN.

Baca juga: Wacana WFH ASN untuk Hemat BBM, Pemkab Ponorogo Tunggu Juknis Pusat, Plt Bupati: Pengennya Sih Tidak

Mesti diterapkan sistem WFH pelayanan publik tidak boleh berkurang. Justru kinerja tetap optimal dan koordinasi harus tetap kuat. Khofifah menyampaikan WFH merupakan pilihan tepat dibanding WFA. 

Alasannya, ketika seorang ASN melaksanakan tugasnya di rumah maka, akan terkonfirmasi oleh seluruh anggota keluarga sehingga dirasa lebih produktif dan saling memberikan support. 

“WFH dirumah seluruh anggota keluarga bisa melakukan monitoring bahwa suami/istri hingga anggota keluarga lain bisa turut mensuport sedang bekerja dan melaksanakan pekerjaan dari rumah,” terangnya. 

Hari Rabu dipilih sebagai waktu yang tepat untuk pelaksanaan WFH sebab jika dilakukan pada hari Jumat terdapat kecenderungan libur panjang atau long weekend. Yang mana hal ini justru menambah potensi konsumsi BBM justru meningkat dan tidak hemat. 

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved