Capaian Ekonomi Jatim 2025 dan Komitmen Gubernur Khofifah Pertahankan WTP
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri entry meeting pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2025
Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Ndaru Wijayanto
Ringkasan Berita:
- Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, optimistis mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) LKPD 2025
- Pemprov Jatim akan menindaklanjuti seluruh rekomendasi BPK, memperkuat tata kelola keuangan melalui optimalisasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).
- Pertumbuhan ekonomi Jatim 2025 tercatat 5,33 persen, kontribusi terhadap nasional 14,40 % , dan Pulau Jawa 25,29 % .
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Fatimatuz Zahroh
TRIBUNJATIM.COM, JAKARTA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri entry meeting pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2025 di lingkungan Direktorat Jenderal Pemeriksaan Keuangan Negara V, BPK RI Jakarta, Kamis (2/4/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah optimistis Jatim akan mampu mempertahankan capaian opini WTP sebagaimana telah diperoleh 10 tahun berturut-turut sejak tahun anggaran 2015-2024.
Tak hanya itu Gubernur Khofifah juga menyampaikan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan bupati dan wali kota di Jatim guna meningkatkan kualitas pelaporan keuangan daerah, termasuk melalui optimalisasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).
Menurutnya pemanfaatan SIPD perlu terus diperkuat, khususnya dalam memastikan ketepatan pencatatan dan pelaporan keuangan daerah.
“Capaian ini tentu kita syukuri bersama. Namun yang lebih penting adalah bagaimana kita terus menindaklanjuti seluruh rekomendasi yang diberikan agar kualitas tata kelola keuangan semakin baik,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, ia juga memaparkan capaian perekonomian Jatim tahun 2025 yang tumbuh sebesar 5,33 persen. Tak hanya itu kontribusi Jatim terhadap perekonomian nasional mencapai 14,40 persen dan terhadap Pulau Jawa sebesar 25,29 persen.
Baca juga: Pemkot Kediri Serahkan LKPD 2025, Targetkan Kembali Raih Opini WTP
Di sisi fiskal, realisasi pendapatan daerah mencapai Rp29,88 triliun atau 104,65?ri target, mencerminkan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Sementara itu, kinerja investasi mencapai Rp147,7 triliun atau tertinggi dalam enam tahun terakhir. Ekspor tumbuh 16,61 % , sedangkan misi dagang dalam dan luar negeri menghasilkan transaksi lebih dari Rp20 triliun.
Dari sisi sosial, tingkat kemiskinan Jawa Timur pada tahun 2025 berada di kisaran 9,3?n menunjukkan tren penurunan, meskipun secara absolut masih menjadi perhatian dalam perumusan kebijakan ke depan.
“Capaian ini menjadi refleksi bagi kita semua, sekaligus pengingat bahwa masih ada pekerjaan rumah yang harus kita tuntaskan bersama,” ucapnya.
Di tengah capaian tersebut, ia mengingatkan terkait dinamika global yang penuh tantangan dan ketidakpastian, mulai dari tekanan geopolitik hingga volatilitas harga pangan dan energi.
Karena itu, pemerintah daerah dituntut semakin cermat dan efisien dalam pengelolaan anggaran, termasuk melalui penguatan belanja produktif dan refocusing pada sektor yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya dukungan terhadap Program Strategis Nasional, mulai dari ketahanan pangan, pengentasan kemiskinan ekstrem, hingga pengembangan industri dan perlindungan sosial.
| Sosok dan Rekam Jejak Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jatim yang Terapkan WFH ASN untuk Efisiensi |
|
|---|
| Jatim Terpopuler: Kades di Sidoarjo Pungli Capai Nyaris Rp 1 Miliar hingga Harapan Penerapan WFH |
|
|---|
| Pemprov Jatim Mulai Pemugaran Sayap Barat Gedung Grahadi Pasca Kebakaran 2025 |
|
|---|
| Terapkan WFH, Gubernur Khofifah Targetkan Bisa Hemat 108 Ribu Liter BBM Setiap Bulan |
|
|---|
| Risiko di Balik Kebijakan soal WFH ASN Pemprov Jatim, Masih Ada Pro dan Kontra |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Khofifah-Indar-Parawansa-menghadiri-entry-meeting-pemeriksaan-Laporan-Keuangan.jpg)