Kendaraan untuk Kepala SPPG Tuai Pro & Kontra, Meski Dibutuhkan Tapi Jadi Perdebatan

Rencana pengalokasian kendaraan bermotor untuk Kepala SPPG menuai beragam tanggapan pro dan kontra.

Penulis: Benni Indo | Editor: Alga W
Tribun Jatim Network/Purwanto
SPPG - Ilustrasi berita Rencana pengalokasian kendaraan bermotor bagi kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi. 

"Selama ini pakai kendaraan pribadi, kadang pakai mobil SPPG. Kalau transportasi umum bisa, tapi agak repot," ujarnya.

Rencana pemberian fasilitas sepeda motor kepada kepala SPPG dinilai dapat mendukung kinerja, terutama bagi petugas yang bertugas di wilayah dengan akses sulit.

Reaksi Kepala SPPG

Kepala SPPG Malang Gondanglegi Kulon 2, Alen Mahendra, mengatakan bahwa selama ini dirinya menjalankan tugas dengan menggunakan kendaraan pribadi berupa sepeda motor.

"Selama ini saya pakai motor pribadi untuk mobilitas," ujarnya saat ditemui di sela-sela 

Menurutnya, tugas kepala SPPG tidak hanya sebatas pengawasan administratif, tetapi juga menuntut kesiapsiagaan penuh selama 24 jam.

Termasuk memastikan kelancaran operasional dapur hingga distribusi makanan ke sekolah dan masyarakat.

"Kami harus standby 24 jam. Kalau ada kendala di dapur atau distribusi, harus langsung turun," jelasnya.

Selain itu, kepala SPPG juga dituntut aktif melakukan pemantauan ke berbagai lokasi penerima manfaat, seperti sekolah, balita, ibu hamil (bumil), dan ibu menyusui terutama dalam program penanganan stunting.

"Kami sering turun langsung untuk memastikan distribusi berjalan baik, termasuk memantau kondisi balita, seperti berat badan dan lingkar lengan," katanya.

Baca juga: Serapan Pupuk Subsidi Banyuwangi Capai 30 Persen selama Triwulan Pertama, Distribusi Sesuai Jadwal

Terkait rencana pemberian sepeda motor dinas, Alen menilai, fasilitas tersebut akan lebih terasa manfaatnya bagi petugas yang bertugas di wilayah terpencil dengan kondisi geografis yang menantang.

"Kalau di tempat saya jalannya cukup baik, tapi untuk teman-teman di daerah seperti Sumbermanjing yang harus lewat pegunungan, itu memang sangat membutuhkan," ujarnya.

Meski demikian, ia tetap menilai fasilitas kendaraan dinas akan membantu meningkatkan kinerja dan motivasi kerja para petugas.

"Kalau diberikan fasilitas dari negara, tentu akan membantu kinerja dan menambah semangat," katanya.

Alen juga menegaskan komitmennya untuk menggunakan fasilitas tersebut secara optimal apabila diberikan.

"Kalau memang itu fasilitas dari negara, ya kita gunakan sebaik mungkin," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved