DPRD Jatim Dukung Pembentukan Koperasi Difabel, Jadi Wadah Penguatan Ekonomi

Penyandang disabilitas di Jawa Timur memiliki potensi luar biasa sehingga perlu terus mendapat dukungan. Sebab, keterbatasan fisik

Tribun Jatim Network/Yusron Naufal Putra
BERI PENJELASAN - Ketua Komisi E DPRD Jatim Sri Untari Bisowarno saat ditemui di gedung DPRD Jatim. Untari mendorong penguatan ekonomi untuk kaum disabilitas melalui koperasi. 

 

Ringkasan Berita:
  • DPRD Jatim mendukung penguatan ekonomi penyandang disabilitas melalui pembentukan koperasi difabel di Jawa Timur.
  • Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur, Sri Untari Bisowarno, menilai difabel memiliki potensi besar yang perlu diberi ruang aktualisasi.
  • Koperasi Difabel Jawara Sejahtera Bersama (Kodifa Jawara) diharapkan menjadi wadah penguatan ekonomi dan bisa menjadi pilot project daerah lain.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Penyandang disabilitas di Jawa Timur memiliki potensi luar biasa sehingga perlu terus mendapat dukungan. Sebab, keterbatasan fisik bukan menjadi hambatan sehingga berbagai potensi harus terus didorong dan diberikan ruang aktualisasi. 

Ketua Komisi E DPRD Jatim Sri Untari Bisowarno memberi contoh bahwa salah satu wadah penting untuk menampung potensi tersebut adalah melalui penguatan ekonomi dengan koperasi. 

Hal tersebut disampaikan Untari menyusul terbentuknya Koperasi Pemasaran Difabel Jawara Sejahtera Bersama (Kodifa Jawara) yang dilaunching Dinas Sosial belum lama ini.

"Mereka keren-keren, kekurangan fisik tidak menjadi penghambat," kata Untari saat menyampaikan terkait potensi Penyandang disabilitas di Jawa Timur ketika dikonfirmasi dari Surabaya, Kamis (23/4/2026). 

Dalam beberapa waktu terakhir, Komisi E memang kerap bertemu dengan perwakilan kaum disabilitas di Jawa Timur. I

ni mengingat Komisi E saat ini tengah menyusun perubahan Raperda Pelindungan dan Pelayanan bagi Penyandang Disabilitas. Salah satu pertemuan digelar di gedung DPRD Jatim. 

Baca juga: Dari 400 Usulan, Hanya 125 Disabilitas Sampang Lolos Penerima Bansos Rp 300 Ribu per Bulan

Untari bercerita, disela berbagai pertemuan yang digelar tentang pembahasan mengenai Raperda tersebut, perwakilan kaum disabilitas juga menyampaikan harapan tentang penguatan ekonomi. Kemudian Untari mengusulkan adanya koperasi khusus yang langsung disambut setuju oleh mereka. 

Sebelum lahirnya Koperasi yang dilaunching Pemprov itu, Untari mengaku memang sudah berdiskusi dengan OPD terkait mengenai bagaimana pentingnya penguatan ekonomi kepada kaum disabilitas. Untari yang juga pegiat koperasi itu memastikan siap melakukan pendampingan. 

Baik tata kelola organisasi maupun tata kelola keuangan di dalam koperasi. Untari mendorong agar koperasi ini menjadi wadah ekonomi kaum disabilitas.

"Pokoknya saya siap membantu mereka sampai jadi," terang politisi senior PDI Perjuangan ini. 

Jadi Pilot Project 

Lebih jauh, Untari berharap agar koperasi ini menjadi semacam pilot project sehingga bisa diadopsi di tingkat kabupaten/kota.

Dengan harapan, berbagai OPD baik di tingkat provinsi maupun daerah nantinya bisa memanfaatkan produk yang dihasilkan dari koperasi ini. 

"Kalau menurut saya, Provinsi Jawa Timur sekali dalam sebulan menggunakan baju bikinan disabilitas. Batik bikinan teman-teman disabilitas, itu sebagai bentuk dukungan kita," ungkap Untari. 

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved