Pengedar Sabu Diciduk di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lumajang, 2 ASN Dites Urine
Polisi menggerebek pelaku pengedar narkoba sabu dan ganja di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.
Penulis: Imam Nawawi | Editor: Ndaru Wijayanto
Ringkasan Berita:
- Polisi menangkap seorang pengedar sabu dan ganja di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lumajang.
- Pelaku merupakan pekerja kontraktor proyek renovasi, bukan ASN.
- Barang bukti yang diamankan meliputi sabu, ganja, timbangan elektrik, plastik klip, dan uang tunai
Laporan Wartawan TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Imam Nawawi
TRIBUNJATIMTIMUR.COM, LUMAJANG - Polisi menggerebek pelaku pengedar narkoba jenis sabu dan ganja di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.
Pelaku bernama Muhammad Saihon, warga Desa Banyuputih Kecamatan Randuagung. Penangkapan dilakukan langsung Reserse Narkoba Polres Lumajang.
Hal tersebut dikatakan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas dan Kebudayaan Lumajang Patria Dwi Hastiadi. Kata dia, kejadian itu berlangsung pada, Senin sore (27/4/2026).
Pelaku bukan aparatur sipil negara (ASN). Katanya, yang bersangkutan merupakan pekerja kontraktor pelaksanan proyek renovasi Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lumajang.
"Kebetulan di aula Dindik itu ada perbaikan aula yang dilakukan CV. Jadi pihak dari CV itu yang ditangkap," ujarnya melalui sambungan telepon, Selasa (28/4/2026).
Namun karena prosedur, lanjut dia, dua pegawai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lumajang turut dibawa polisi untuk dilakukan tes urine.
"Pegawai kebersihan dan yang jaga aula ada disitu, jadi dibawa juga. Tapi begitu hasil tes urinenya dinyatakan negatif tadi malam, mereka sudah diperbolehkan pulang," papar Patria.
Baca juga: Usai Pesta Miras, Pemuda Lumajang Dibegal dan Diceburkan ke Sungai oleh Teman Pacar di Jembatan JLS
Patria mengungkapkan, dua pegawai ASN Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lumajang yang sempat dibawa polisi diantaranya Pegawai Negeri Sipil dan PPPK Paruh Waktu.
Menanggapi hal itu, Kasubsi Humas Polres Lumajang Ipda Suprapto membenarkan peristiwa itu.
Katanya, ada 3,36 gram sabu dan 1,30 gram ganja yang diamankan dari tangan pelaku.
Barang haram tersebut pelaku simpan didalam tas warna hitam. Prapto mengungkapkan didalamnya terdapat puluhan klip sabu dan ganja itu.
"Barang bukti lain yang juga diamankan satu buah timbangan elektrik warna hitam, dua bendel plastik klip dan uang Rp 750 ribu," bebernya.
Barang bukti lain yang turut disita diantaranya, dua handphone merek Poco dan Samsung, Satu unit sepeda motor Honda Supra Fit.
"Adapun asal muasal barang tersebut dan kemana saja pelaku mengedarkan. Saat ini masih dilakukan pendalaman," ulasnya.
| Usai Pesta Miras, Pemuda Lumajang Dibegal dan Diceburkan ke Sungai oleh Teman Pacar di Jembatan JLS |
|
|---|
| Diduga Sopir Mengantuk, Tabrakan Beruntun Truk dan Motor di Jalan Nasional Lumajang, 4 Orang Luka |
|
|---|
| Candi Gedong Putri, Menguak Tabir Peradaban Tertua di Lumajang yang Sempat Hancur Kena Lahar Semeru |
|
|---|
| BPBD Jatim Gelar Simulasi Tsunami di Pantai Bulu Lumajang, Warga Diajarkan Evakuasi Mandiri |
|
|---|
| Ibu Bingung Anaknya Usia 13 Tahun Tak Pulang Seminggu, Ternyata Korban Asusila Remaja Lumajang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/ilustrasi-sabu.jpg)