Polda Jatim Gandeng 186 Ribu Pendekar dan Ormas Jaga Kamtibmas, Emban 5 Tugas Penting
Polda Jawa Timur menggandeng 186.784 anggota perguruan pencak silat dan organisasi masyarakat untuk memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Samsul Arifin
Ringkasan Berita:
- 186.784 anggota perguruan silat dan ormas dilibatkan menjaga kamtibmas.
- Program “Sabuk Kamtibmas” dan “Jogo Jatim” jadi strategi kolaboratif.
- Stabilitas keamanan dinilai penting untuk mendukung pembangunan dan investasi.
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Polda Jawa Timur menggandeng 186.784 anggota perguruan pencak silat dan organisasi masyarakat untuk memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Anggota Polda Jatim menggandeng 186.784 orang anggota perguruan pencak silat dan organisasi masyarakat se-Jatim untuk terlibat aktif menjaga ketertiban masyarakat (kamtibmas) di seluruh wilayah Jatim.
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, ini merupakan langkah strategis memperkuat stabilitas kamtibmas di wilayah Jatim.
Dari ribuan elemen masyarakat tersebut, sejumlah 1.980 orang peserta turut hadir langsung mengikuti upacara kesiapsiagaan bertajuk 'Sabuk Kamtibmas' di Lapangan Mapolda Jatim, pada Kamis (30/4/2026).
Baca juga: Program Sabuk Kamtibmas Digelar, Polresta Sidoarjo Gandeng Ormas Jaga Kondusifitas
Lima Instruksi Penguatan Kamtibmas
Mereka berasal dari beragam elemen masyarakat seperti PSHT, IKSPI, perguruan silat, Banser, Kokam, Pemuda Pancasila, ojek online (ojol), serta berbagai komunitas lainnya.
Menurut Jules, apel gelar pasukan ini merupakan implementasi konkret dari program 'Jogo Jatim' atau menjaga Jatim melalui kolaborasi lintas sektor antara Polri dan masyarakat.
"Ini merupakan wujud nyata dari program kolaborasi Jogo Jatim, bahwa kita harus bersama-sama dengan seluruh elemen terkait untuk menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Jatim," ujarnya saat ditemui Lapangan Mapolda Jatim, pada Kamis (30/4/2026).
Jules menekankan, stabilitas keamanan dan investasi menjadi syarat mutlak bagi keberlangsungan pembangunan daerah maupun program pemerintah.
Terdapat lima instruksi utama bagi seluruh jajaran dan mitra Apel Pasukan 'Sabuk Kamtibmas'.
Baca juga: Polda Jatim Bongkar Skandal Subsidi Energi: 79 Tersangka Ditangkap, Kerugian Negara Capai Rp7,5 M
Pertama, memperkuat pencegahan terhadap setiap potensi gangguan keamanan.
Kedua, menghilangkan ego sektoral melalui koordinasi aktif dan rayonisasi antar wilayah.
Ketiga, masyarakat ditegaskan sebagai mitra strategis Polri, sehingga seluruh Kapolres dan Pamwil wajib aktif melakukan pengecekan wilayah.
Keempat, mitigasi serius terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), bencana alam, dan potensi krisis sosial.
Kelima, menjaga ruang demokrasi tetap sehat, damai, serta bebas dari provokasi, disinformasi, dan aksi anarkisme.
Sinergi Juga Diperkuat di Daerah
Polda Jatim
Ormas
Kamtibmas
berita jatim hari ini
TribunJatim.com
Tribun Jatim
jatim.tribunnews.com
Sabuk Kamtibmas
Kombes Pol Jules Abraham Abras
| Stok Hewan Kurban di Kediri Melimpah Jelang Idul Adha 2026 |
|
|---|
| Walikota Kediri Teken Ikrar Kamtibmas, Perkuat Kolaborasi Jaga Keamanan Kota |
|
|---|
| Panen Raya Ponorogo 2026: 6.000 Hektare Sawah Siap Panen, Harga Gabah Tembus Rp7.500 per Kilogram |
|
|---|
| Wajib Pajak Bisa hingga Didenda Rp 1 Juta Jika Terlambat Lapor SPT, Berapa untuk Karyawan? |
|
|---|
| Warga Deyeng di Kediri Geger: Anak Buaya Sepanjang 1 Meter Masuk Permukiman, Dievakuasi Damkar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/ikrar-sabuk-kamtibmas-polda-jatim.jpg)