Tradisi dan Budaya di Jatim

Tradisi Kebur Ubalan Kediri, Ritual Sakral Simbol Kemakmuran Desa

​Mengenal Kebur Ubalan Kediri! Ritual sakral bulan Suro penjaga mata air abadi, simbol syukur warga agraris atas melimpahnya air dan hasil bumi desa.

Tayang:
Penulis: Regha Ayunda Bella | Editor: Mujib Anwar
TribunJatim.com/Isya Anshori
TRADISI KEBUR UBALAN - Tradisi Kebur Ubalan adalah upacara adat tahunan di Desa Jarak, Plosoklaten, Kediri, yang diadakan setiap bulan Suro. Ritual ini meliputi kirab dan perebutan gunungan hasil bumi di sumber air Ubalan sebagai wujud syukur atas air yang melimpah, sekaligus permohonan keberkahan dan hujan bagi petani. 

Ringkasan Berita:
  • ​Kebur Ubalan merupakan ritual sakral tahunan setiap bulan Suro di Desa Jarak, Kediri, yang bertujuan menjaga kelestarian sumber air sebagai penopang utama.
  • Menghadirkan gunungan hasil bumi yang melambangkan kesejahteraan, di mana empat gunungan kecil mewakili arah mata angin dan satu gunungan utama sebagai pusat kehidupan.
  • Berakar dari zaman kolonial, tradisi ini kini bertransformasi menjadi identitas budaya dan potensi wisata yang mengajarkan harmoni antara manusia, Tuhan, dan alam.
Halaman 0/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved