Lumajang Mencekam, Begal Kembali Beraksi dan Pakai Celurit di Jembatan Grobogan

Aksi begal sepeda motor kembali terjadi dan mulai meresahkan warga Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Tayang:
Penulis: Imam Nawawi | Editor: Januar
Tribun Jatim Network/Imam Nawawi
OLAH TKP: Polisi selidiki kasus begal di jalan nasional di Jembatan Grobogan, Kecamatan Kedungjajang, Lumajang, Jawa Timur, Selasa (5/6/2026) Sorang pemotor ditodong celurit oleh begal di Jembatan Grobogan, Kecamatan Kedungjajang, Lumajang. 
Ringkasan Berita:
  • Aksi begal terjadi di Jembatan Grobogan, menimpa seorang pengendara motor saat dini hari ketika menuju arah Probolinggo.
  • Korban dipepet empat pelaku, lalu diancam senjata tajam hingga terpaksa menyerahkan motor, ponsel, uang, dan surat-surat penting dengan total kerugian sekitar Rp18 juta.
  • Polsek Kedungjajang masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan bukti dan keterangan saksi untuk memburu para pelaku.

 

Laporan Wartawan TribunJaitm.com, Imam Nawawi

TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG – Aksi begal sepeda motor kembali terjadi dan mulai meresahkan warga Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Kali ini, Saiful seorang pengendara pengendara sepeda motor yang kendaraanya di rampas begal saat melintas di Jembatan Grobogan, Kecamatan Kedungjajang, Lumajang Selasa (5/6/2026) dini hari.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04.15 WIB. Korban merupakan warga Desa Tempeh Tengah, Kecamatan Tempeh Lumajang yang hendak menuju arah Probolinggo.

Kapolsek Kedungjajang, AKP Rudi Isyanto, mengungkapkan bahwa kejadian bermula saat korban mengendarai sepeda motor Honda Vario, lalu dipepet oleh empat orang yang mengendarai dua sepeda motor.

Baca juga: Hendak Pulang, Mahasiswa di Lamongan Malah Jadi Korban Begal, Uang dan Barang Amblas

“Sesampainya di lokasi kejadian, korban dipepet oleh empat orang pelaku yang mengendarai dua sepeda motor,” ujarnya.

Menurutnya, saat itu satu orang pelaku turun dari kendaraan dan mengacungkan celurit di leher korban, sehingga hal itu membuat pengendara motor ini ketakutan.

“Korban diancam menggunakan senjata tajam sehingga terpaksa menyerahkan sepeda motor dan barang berharganya,” tambah Rudi.

Setelah itu, lanjut dia, komplotan begal tersebut langsung melarikan diri ke arah Probolinggo dengan membawa hasil rampasan barang milik korban.

"Korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai total Rp18 juta," ungkapnya.

Beberapa barang yang dibawa kabur pelaku meliputi satu unit sepeda motor Honda Vario 125 warna putih bernomor polisi N-6132-YAD, serta ponsel Vivo Y18.

"Dan uang tunai Rp400.000, serta surat-surat penting berupa SIM dan STNK," bebernya.

Saat ini polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara untuk kumpulkan keterangan saksi dan juga bukti petujuk, untuk memburu pelaku.


Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved