Breaking News

Pelaku Pencurian Gerobak Martabak di Ponorogo Ternyata Spesialis Curanmor

Kasus pencurian gerobak martabak yang viral di Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, mengungkap fakta mengejutkan.

Tayang:
Istimewa
RINGKUS - Dua pelaku pencurian gerobak martabak yang terekam CCTV di Desa/Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo, Jatim ditangkap di Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek, Jatim, Aksi pencurian gerobak martabak yang sempat terekam CCTV dan viral akhirnya berhasil diungkap jajaran kepolisian di Kabupaten Ponorogo, Jatim. Dua pelaku diringkus di wilayah Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek, Jatim. Rupanya salah satu pelaku juga melakukan pencurian motor 

Ringkasan Berita:
  • Pelaku mencuri total 7 sepeda motor di beberapa wilayah, termasuk Karanganyar dan Trenggalek.
  • Aksi pencurian dilakukan dengan modus mengambil motor yang kuncinya masih menancap.
  • Motor hasil curian dijual murah kepada keluarga sendiri untuk dijadikan modal usaha.

Laporan Wartawan Tribunjatim.com, Pramita Kusumaningrum 

TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Kasus pencurian gerobak martabak yang viral di Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, mengungkap fakta mengejutkan.

Salah satu pelaku yang diringkus, diketahui tidak hanya beraksi mencuri gerobak, tetapi juga terlibat dalam serangkaian pencurian sepeda motor ldi sejumlah lokasi, bahkan lintas wilayah dengan sedikitnya empat tempat kejadian perkara (TKP).

“Iya yang dewasa (Tegar Imam Nugroho) melakukan pencurian sepeda motor juga,” ungkap Kapolsek Sambit, AKP Baderi, Selasa (5/5/2026).

Dia menjelaskan pengungkapan kasus selain pencurian gerobak martabak ini bermula saat pelaku diamankan petugas unit reskrim Polsek Sambit. 

“Waktu nangkap di rumahnya di Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek itu petugas melihat ada beberapa motor di rumahnya. Kami tanya motor siapa,” katanya.

Baca juga: Nekat Curi Gerobak di Ponorogo, Dua Pelaku Diringkus di Trenggalek, Sempat Terekam CCTV

Beraksi di Banyak Wilayah

Awalnya, jelas dia, pelaku mengaku motor tersebut adalah miliknya. Namun saat menyampaikan seperti ragu. Hingga diminta petugas untuk menunjukkan surat-suratnya.

“Namun tidak bisa menunjukkan. Hingga mengaku merupakan hasil curiannya. Tidak hanya satu motor tetapi total ada 7 motor,” terangnya.

Menurutnya, pelaku yang asal Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah ini mencuri di Kabupaten Karanganyar sebanyak 6 kali. 

Rinciannya di Kecamatan Jumantono satu kali. Yang dicuri adalah motor Honda Vario. Lalu di Kecamatan Matesih 2 kali. Adalah motor Supra 125 dan Vario.

Lalu di Kecamatan Tawangmangu sebanyak 3 kali. Tiga motor yang berhasil digondol adalah 2 Yamaha NMax dan Honda Scoppy.

Baca juga: Nekat Curi Gerobak di Ponorogo, Dua Pelaku Diringkus di Trenggalek, Sempat Terekam CCTV

Modus Sederhana, Sasar Motor dengan Kunci Menancap

Tidak hanya di Kabupaten Karanganyar, Jatim saja. Pelaku juga melakukan pencurian motor di Kabupaten Trenggalek, Jatim. 

Untuk di Kabupaten Trenggalek, pelaku mencuri motor di Kecamatan Pogalan sebanyak satu sepeda motor. Adalah sepeda motor Honda Scoppy.

“Ya karena tidak ada tkp di wilayah hukum kita (Kabupaten Ponorogo) untuk barang bukti motornya kami serahkan ke Polsek Tugu, Polres Trenggalek,” bebernya.

Hasil interogasi sementara, mantan Kanit Gakkum Satlantas Polres Ponorogo mengaku bahwa pelaku itu jalan dari rumahnya. Menamati sepeda motor yang kuncinya masih menancap.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved