DPRD Jatim Minta Sosialisasi Pencegahan Hantavirus Ditingkatkan sebagai Langkah Antisipasi
DPRD Jatim meminta agar fasilitas kesehatan meningkatkan deteksi dini terhadap pasien yang menunjukkan gejala mengarah pada hantavirus.
Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Alga W
Ringkasan Berita:
- Sekalipun belum ditemukan kasus penularan Hantavirus di Jawa Timur hingga Senin (11/5/2026), DPRD Jatim terus mendorong kewaspadaan bersama.
- Sri Wahyuni menekankan pentingnya antisipasi.
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - DPRD Jatim terus mendorong kewaspadaan bersama, sekalipun belum ditemukan kasus penularan Hantavirus di Jawa Timur hingga Senin (11/5/2026).
Dinas Kesehatan bersama pemerintah kabupaten/kota pun didorong untuk memperkuat edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya pola hidup bersih.
Baca juga: Meski Kasus Hantavirus Belum Terdeteksi di Jawa Timur, Wagub Ingatkan Jangan sampai Terlena
Serta pengendalian tikus di kawasan permukiman, pasar tradisional hingga saluran air.
Sebab diketahui, Hantavirus adalah kelompok virus dari genus Orthohantavirus yang umumnya dibawa oleh hewan pengerat seperti tikus dan celurut.
Virus tersebut tergolong penyakit zoonosis atau yang dapat menular dari hewan ke manusia.
"Pencegahan paling penting adalah menjaga kebersihan lingkungan," kata Wakil Ketua DPRD Jatim, Sri Wahyuni, kepada wartawan, Selasa (12/5/2026).
Belakangan ini, Hantavirus memang tengah menjadi sorotan global.
Di Indonesia sendiri, tercatat 23 kasus hantavirus pada manusia sejak 2024, sehingga masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terutama di kawasan permukiman padat dengan sanitasi rendah.
Sri Wahyuni menekankan pentingnya antisipasi.
Dia pun meminta fasilitas kesehatan meningkatkan deteksi dini terhadap pasien yang menunjukkan gejala mengarah pada hantavirus.
Utamanya, apabila memiliki riwayat kontak dengan lingkungan yang rentan terkontaminasi.
Sebagai bentuk antisipasi, dia menekankan pentingnya penguatan koordinasi lintas sektor.
Tujuannya, sebagai bentuk antisipasi sejak dini.
"Kami mendorong adanya langkah preventif secara masif. Edukasi masyarakat dan pengendalian lingkungan harus diperkuat supaya kasus tidak berkembang," ungkap politisi Partai Demokrat ini.
| Ajak Orang Tua di Surabaya Aktif Mendongeng, Eri Cahyadi Contohkan Cerita 'Kancil Mencuri Timun' |
|
|---|
| Kejari Gresik Musnahkan Barang Bukti Ratusan Perkara, Kasus Narkoba Masih Mendominasi |
|
|---|
| Sekolah Rakyat Ponorogo Tetap Buka Pendaftaran Siswa Baru 2026, 90 Siswa Bakal Dititipkan ke Madiun |
|
|---|
| Harta Kekayaan dan Isi Garasi Menko AHY Rp 118,6 M, Kini Viral karena Tegur Kepala Balai Ciliwung |
|
|---|
| Anggota DPRD Jember yang Viral di Medsos karena Main Game saat Rapat Ternyata Kader Gerindra |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Wakil-Ketua-DPRD-Jatim-Sri-Wahyuni-berbincang-dalam-serial-Podcast-Ngobrol-Bareng-Dewan.jpg)