Berita Terpopuler

Jatim Terpopuler: Pria Angkut Perabotan Perkara Utang hingga Aktivis Ponorogo Ditangkap Israel

Berita Jatim terpopuler dimulai dari pria Banyuwangi angkut perabotan warga hingga aktivis asal Ponorogo disandera Israel.

Tayang:
KOLASE Istimewa dan TribunJatim.com/Pramita Kusumaningrum
JATIM TERPOPULER - Berita Jatim terpopuler Jumat (22/5/2026) dimulai dari pria Banyuwangi angkut perabotan warga hingga aktivis asal Ponorogo disandera Israel. 

TRIBUNJATIM.COM - Berita terpopuler di TribunJatim.com yang terangkum dalam Jatim terpopuler pada Jumat, 22 Mei 2026.

Sejumlah berita menarik tersaji di antaranya merasa kesal utang arisan tak kunjung dibayar, pria asal Kabupaten Banyuwangi nekat mengangkut perabotan rumah milik warga.

Selanjutnya warga Desa Rejoagung meminta rumah kelahiran Bung Karno segera ditetapkan sebagai cagar budaya. 

Hingga Herman Budianto, aktivis asal Ponorogo disandera Israel.

Berikut selengkapnya:

Baca juga: Jatim Terpopuler: Mutasi di Polres Tuban Hingga Gedung Terpadu Pemkab Ponorogo Digeledah KPK

Gegara Utang Arisan Belum Dibayar, Pria Banyuwangi Nekat Jarah Perabotan Rumah Warga

Merasa kesal utang arisan tak kunjung dibayar, pria asal Kabupaten Banyuwangi nekat mengangkut perabotan rumah milik warga.

Kasus ini mengantar pria tersebut ke balik jeruji besi tahanan kepolisian.

Pria yang mengangkut perabot rumah tangga milik orang lain itu adalah David (33), warga Desa Kesilir, Kecamatan Siliragung, Kabupaten Banyuwangi.

Ia "menjarah" perabot rumah Lailul (42) di Desa Temurejo, Kecamatan Bangorejo, Kabupaten Banyuwangi.

Kapolsek Bangorejo AKP Hariyanto mengatakan, peristiwa pengangkutan perabot itu terjadi pada 20 November 2025. Setelah serangkaian penyelidikan, polisi menangkap David pada 18 Mei 2026.

Ceritanya, David yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka datang ke rumah korban bersama seorang rekan untuk menagih utang arisan.

Ia mengajak seorang saksi lain mendatangi rumah korban karena rumah tersebut kosong.

"Pelaku emosi kemudian berniat mengambil barang-barang milik korban," kata Kapolsek, Kamis (21/5/2026).

Tersangka masuk ke rumah korban dengan cara merusak pintu rumah. Setelah berhasil menyelinap ke dalam, ia mengeluarkan barang-barang yang ada di sana dan mengangkutnya menggunakan sebuah mobil Daihatsu Grand Max.

Perabot rumah yang diangkut, yakni dua kursi santai, meja bundar serta alasnya, satu set kursi sofa, satu set kasur dan ranjang, kasur spring bed, bed cover, sepuluh set gorden, kaligrafi, ranjang kayu, dan kipas angin.

"Selanjutnya barang-barang tersebut dinaikkan ke mobil dan dibawa pergi dari rumah korban," kata dia.

Barang-barang tersebut disimpan di rumah saudara ipar tersangka. Mengatahui perabot rumahnya dijarah, korban melapor ke polisi pada 30 Desember 2025.

BACA SELENGKAPNYA >>>

Baca juga: Jatim Terpopuler: Antusias Warga di Surabaya Vaganza 2026 Hingga Rumah Pengusaha Digeledah KPK

Warga Jombang Desak Rumah Kelahiran Bung Karno di Ploso Segera Dijadikan Cagar Budaya

Warga Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, mendesak pemerintah segera menetapkan rumah kelahiran Presiden pertama RI, Soekarno atau Bung Karno, sebagai cagar budaya.

Penetapan tersebut dinilai penting untuk menjaga nilai sejarah sekaligus mendongkrak perekonomian masyarakat sekitar.

Harapan itu disampaikan warga saat kunjungan Komisi D DPRD Kabupaten Jombang bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jombang ke lokasi rumah kelahiran Bung Karno di Gang Buntu, Desa Rejoagung, Rabu (20/5/2026).

Salah satu warga, Abdul Ghoni, mengatakan keberadaan situs sejarah tersebut memiliki potensi besar jika mendapat perhatian serius dari pemerintah.

Menurutnya, status cagar budaya dapat membuka peluang pengembangan wisata sejarah yang berdampak pada kesejahteraan warga.

"Kami berharap rumah kelahiran Bung Karno segera ditetapkan sebagai cagar budaya agar bisa memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar," ucap Abdul Ghoni kepada Tribunjatim.com pada Kamis (21/5/2026).

Selain penetapan status cagar budaya, warga juga meminta adanya perbaikan infrastruktur penunjang menuju lokasi, seperti jalan lingkungan dan penerangan jalan umum.

"Harapan kami lingkungan sekitar juga diperhatikan, terutama akses jalan dan lampu penerangan menuju lokasi," ujarnya melanjutkan.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan Komisi D DPRD Jombang meninjau langsung sisa bangunan yang diyakini sebagai rumah kelahiran Bung Karno. Mereka juga berdialog dengan warga dan pegiat sejarah terkait upaya pelestarian situs tersebut.

BACA SELENGKAPNYA >>>

Baca juga: Jatim Terpopuler: Sekolah Butuh Guru Tapi Terbentur Aturan Hingga Antusias Nobar Film Pesta Babi

Herman Budianto, Aktivis Asal Ponorogo Disandera Israel di Jalur Gaza

9 Warga Negara Indonesia (WNI) dikabarkan disandera Israel saat mengikuti misi kemanusiaan untuk Palestina.

Satu diantara 9 WNI disandera Israel itu adalah Herman Budianto yang merupakan asal Kabupaten Ponorogo, Jatim. 

Ditelusuri Tribunjatim.com, Herman Budianto merupakan warga Jalan Cindewilis, Kelurahan Kertosari, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, Jatim.

Rumah keprabon (asal) Herman Budianto saat ini ditinggali oleh adik korban, Diah Puspasari (48). Ditemui oleh TribunJatim.com di rumahnya Diah tak kuasa menahan tangisnya.

“Saya cuma ingin mas kembali dengan sehat. Terakhir melakukan komunikasi tanggal 19 Mei. Itupun melalui live streaming yang dilakukan Mas Herman. Sesaat sebelum ditangkap,” ungkap Diah Puspasari, Kamis (21/5/2026).

Dia menjelaskan bahwa Herman Budianto berangkat dengan misi kemanusiaan pada 21 April 2026. Diah menyatakan Herman Budianto tidak pernah pamit secara pribadi.

“Pamitnya ke grup keluarga. Ya saya sih iya saja. Karena memang sudah dua atau tiga kali ini Mas Herman ke Palestina. Tapi tidak rombongan yang sekarang,” imbuhnya.

Rupanya, jelas dia, Herman Budianto tak hanya berangkat dengan 8 WNI lain. Namun juga dengan lainnya.

Herman Budianto berangkat dari Turki bersama rombongan internasional menuju wilayah konflik. 

Keluarga pun semakin cemas setelah beredar video yang memperlihatkan dugaan penyiksaan terhadap para tawanan.

“Kalau terakhir, komunikasi tanggal 19-20 Mei. Karena beliau sering keluar negeri ya biasa kayak gitu, ternyata kita kaget berangkat dari Turki baru tau ikut rombongan itu,” urainya,

Dia menyatakan bahwa Herman Budianto sempat live Instagram. Diah pun sempat melihatnya. Namun saat live itu suara Herman Budianto tidak jelas.

“Sempat live di  Instagram, tapi kemarin itu tidak ada suaranya.Sebelumnya sudah ada kalau ada pengejaran, kadamg live dia posting,” pungkasnya.

Diketahui bahwa video Herman Budianto yang telah ditangkap tentara Israel telah tersebar di berbagai media sosial. 

BACA SELENGKAPNYA >>>

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews Tribunjatim.com

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved