Jatimpedia
Daftar 4 Wali Kota Malang Hasil Pilihan Rakyat, Ini Sosok Profil dan Perjalanan Kariernya
Dengan latar belakang yang berbeda, perjalanan karier dan kebijakan para Wali Kota Malang memberi warna tersendiri bagi perkembangan Kota Malang.
Penulis: Septadera Candra Purnama | Editor: Mujib Anwar
Ringkasan Berita:
- Kota Malang dipimpin sejumlah tokoh dengan latar belakang berbeda, mulai dari akademisi, pengusaha, politisi, hingga birokrat.
- Peni Suparto, Mochamad Anton, Sutiaji, hingga Wahyu Hidayat, memiliki perjalanan karier serta dinamika politik yang berbeda di setiap masa kepemimpinannya.
- Setiap Wali Kota Malang membawa kebijakan dan program tersendiri yang turut membentuk perkembangan Kota Malang sebagai kota pendidikan dan ekonomi kreatif.
Â
TRIBUNJATIM.COM – Kota Malang dipimpin oleh sejumlah tokoh dengan latar belakang berbeda, mulai dari akademisi, pengusaha, aktivis organisasi, hingga birokrat.
Masing-masing Wali Kota Malang memiliki perjalanan karier dan kebijakan yang memberi warna tersendiri bagi perkembangan Kota Pendidikan tersebut.
Berikut daftar empat Wali Kota Malang setelah era reformasi 1998 beserta profil singkat dan perjalanan kariernya.
Peni Suparto
Peni Suparto atau akrab disapa Ebes Inep merupakan Wali Kota Malang yang menjabat selama dua periode, yakni 2003–2008 dan 2008–2013.Â
Ia dikenal sebagai wali kota dari kalangan sipil pertama di Kota Malang setelah era reformasi.
Pria kelahiran 14 Agustus 1947 ini lahir di Setonorejo dan besar di Udanawu, Blitar.
Pendidikan dasar hingga SPG ditempuh di Blitar sebelum melanjutkan studi di IKIP Negeri Malang yang kini menjadi Universitas Negeri Malang.
Setelah lulus kuliah, Peni Suparto menjadi dosen hingga akhirnya aktif di dunia politik.
Ia sempat tergabung dalam Gerakan Moral Nasionalis (Promeg) dan kemudian bergabung dengan PDI Perjuangan pada 1998.
Karier politiknya semakin menonjol ketika terpilih menjadi anggota DPR RI pada Pemilu 1999.
Selanjutnya, ia memenangkan Pemilihan Wali Kota Malang 2003 dan kembali terpilih pada Pilkada 2008.
Selain itu, Peni Suparto juga dikenal vokal mengkritik kultur feodalisme di internal partainya.
Menjelang Pilkada Kota Malang 2013, ia dipecat dari PDIP setelah berselisih dengan DPP partai.
Setelah tak lagi aktif di pemerintahan, Peni Suparto disebut lebih banyak berkegiatan di bidang bisnis, organisasi, dan menulis.
Baca juga: Sosok dan Rekam Jejak Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jatim yang Terapkan WFH ASN untuk Efisiensi
Daftar Wali Kota Malang
Wali Kota Malang
Peni Suparto
Mochamad Anton
Abah Anton
Sutiaji
Wahyu Hidayat
Profil Wali Kota Malang
Perjalanan Karier Wali Kota Malang
Jawa Timur
Jatimpedia
Tribun Jatim
meaningful
Kota Malang
Universitas Negeri Malang
wali kota hasil pilihan rakyat
| Daftar Penyakit yang Pengobatannya Ditanggung BPJS Kesehatan Tahun 2026: Ginjal Mental hingga Kanker |
|
|---|
| Daftar Lima Kecamatan di Jember yang Berpotensi Rawan Kekeringan, Ada Kalisat |
|
|---|
| Daftar Negara Minta Bantuan ke Indonesia, Presiden Prabowo: Saya ke Luar Negeri Sangat Dihormati |
|
|---|
| Daftar 9 WNI yang Tergabung Global Sumud Flotilla, Lima Relawan Ditangkap Militer Israel |
|
|---|
| Daftar 11 Pesawat yang Diserahkan Prabowo ke TNI, Lengkap dengan Spesifikasi Jet Tempur Rafale |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Wali-Kota-Malang-Wahyu-Hidayat-menyampaikan-penjelasan-saat-Rapat-Paripurna-Penyampaian.jpg)