1 ABG Tergabung Komplotan Pencuri Masjid Asal Blitar, Sasar Kotak Amal hingga Mixer di Pacitan

Komplotan tersebut diduga mencuri kotak amal hingga perangkat pengeras suara atau mixer masjid.

Tayang:
Penulis: Pramita Kusumaningrum | Editor: Alga W
Dokumentasi Humas Polres Pacitan
Kapolres Pacitan, AKBP Ayub Diponegoro Azhar (tengah), bersama Kasatreskrim Polres Pacitan, AKP Choirul Maskanan (kiri), dan Wakapolres Pacitan, Kompol M Mukhid, saat press release di Mapolres Pacitan. Polisi berhasil membekuk komplotan pencuri spesialis masjid asal Blitar yang beraksi di sejumlah wilayah Kabupaten Pacitan. 

Ringkasan Berita:
  • Polisi membekuk komplotan pencuri spesialis masjid asal Blitar yang beraksi di sejumlah wilayah Kabupaten Pacitan.
  • Kasus ini terungkap saat takmir melaporkan hilangnya mixer pengeras suara masjid saat hendak digunakan untuk azan salat duhur.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pramita Kusumaningrum 

TRIBUNJATIM.COM, PACITAN - Komplotan pencuri spesialis masjid asal Blitar yang beraksi di sejumlah wilayah Kabupaten Pacitan berhasil dibekuk polisi.

Ada tiga pelaku yang diamankan.

Baca juga: Banyuwangi Jadi Pembuka Geopark Run Series 2026, Integrasikan Lari dengan Promosi Wisata

Ketiga tersangka yang ditangkap dua dewasa dan satu Anak Berhadapan Dengan Hukum (ABH).

Dari tiga pelaku yang diamankan petugas Satreskrim Polres Pacitan, satu di antaranya masih berstatus remaja berusia 16 tahun.

Sedangkan dua yang dewasa adalah IM (25) dan MRA (26). 

"Kami tangkap di Pacitan usai mencuri di masjid yang berada di Kecamatan Kebonagung pada 16 Mei 2026 lalu," ungkap Kapolres Pacitan, AKBP Ayub Diponegoro Azhar, Minggu (24/5/2026)

"Yang satu yang jelas masih ABH, tidak bisa saya sebutkan namanya. Ketiganya asal Kabupaten Blitar," kata mantan Kasatreskrim Polres Gresik ini.

Dia menjelaskan bahwa komplotan tersebut diduga mencuri kotak amal hingga perangkat pengeras suara atau mixer masjid dengan menyasar tempat ibadah yang berada di pinggir jalan dan dalam kondisi sepi. 

Kasus ini terungkap setelah takmir Masjid Al-Falah di Desa Ketro, Kecamatan Kebonagung, melaporkan hilangnya mixer pengeras suara masjid saat hendak digunakan untuk azan salat duhur pada 16 Mei 2026. 

"Kami kemudian mengembangkan penyelidikan melalui rekaman CCTV hingga akhirnya menangkap para pelaku di wilayah Kabupaten Blitar," urainya.

AKBP Ayub mengaku, mereka telah berencana melakukan pencurian di Kabupaten Pacitan.

Hal itu lantaran mereka telah menyiapkan semua dari lokasi asal ketiga tersangka.

"Bahwa ketiga pelaku berangkat dari Kab. Blitar dengan menyiapkan alat-alat yang akan digunakan untuk mencuri  seperti tang, obeng dan lain-lain," paparnya.

Ketiganya juga menyewa kendaraan roda empat yang digunakan sebagai sarana menuju ke Kabupaten dengan sebutan 70 Mile Sea Paradise.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved