Jejak Pembuang Bayi di Warung Pecel Tulungagung, Polisi Perluas Pencarian Hingga ke Blitar

Personel Polsek Pucanglaban masih melacak sosok pembuang bayi laki-laki yang ditemukan di meja warung pecel tengah sawah Desa Demuk

Tayang:
Penulis: David Yohanes | Editor: Sudarma Adi
Tribun Jatim Network/David Yohanes
MENDAPAT PERAWATAN  - Bayi laki-laki yang ditemukan di Desa Demuk, Kecamatan Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur saat masih mendapat perawatan di Puskesmas Sumberdadap Pucanglaban. Polisi masih melacak pihak yang membuang bayi ini. 

Ringkasan Berita:
  • Lokasi Temuan: Meja warung pecel, Desa Demuk, Pucanglaban, Tulungagung.
  • Waktu Penemuan: Rabu, 20 Mei 2026, sekitar pukul 23.00 WIB.
  • Barang Bukti Utama: Kardus, selimut bayi, dan kondisi tali pusat yang dipotong tidak steril.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, David Yohanes

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Personel Polsek Pucanglaban masih melacak sosok pembuang bayi laki-laki yang ditemukan di meja warung pecel tengah sawah Desa Demuk, Kecamatan Pucanglaban, Rabu (20/5/2026) pukul 23.00 WIB silam.

Polisi memperluas pencarian hingga di sejumlah wilayah Kabupaten Blitar yang saling berbatasan langsung dengan Kecamatan Pucanglaban.

Kapolsek Pucanglaban, AKP Tarmadi, mengatakan sudah melacak CCTV yang dipasang di rumah-rumah  warga.

“Sejauh ini belum ada petunjuk. Rekaman CCTV yang ada juga belum ada petunjuk,” jelasnya.

Baca juga: Satu Jamaah Haji Tulungagung Meninggal Dunia Setelah Wukuf, Diduga Dehidrasi Jadi Sebab

Pelacakan Rekaman CCTV dan Wilayah Perbatasan

Di lokal Desa Demuk, Tarmadi mengaku sudah menggandeng para perangkat dan warga untuk melacak.

Sejauh ini tidak ada warga Desa Demuk yang sebelumnya terdeteksi hamil dan melahirkan tanpa diketahui warga.

Tarmadi juga mengaku melacak hingga ke daerah di bawah wilayah Kecamatan Pucanglaban, seperti Kecamatan Rejotangan, Ngunut, sampai Kalidawir.

“Pelacakan CCTV juga kami lakukan sampai sana. Tapi juga belum ada petunjuk,” sambungnya.

Pelacakan juga dilakukan sampai di wilayah Kabupaten Blitar, yaitu Polsek Bakung dan Polsek Lodoyo Barat.

Alasannya dua wilayah itu juga dekat dengan Desa Demuk, sehingga memungkinkan pembuang bayi datang dari dua wilayah ini.

Asumsinya, pembuang bayi ini melakukan perjalanan sekitar 1 jam atau kurang dari lokasinya melahirkan.

“Doakan saja segera mendapatkan petunjuk. Perkembangan akan kami sampaikan,” ucapnya.

Kasat Reskrim Polres Tulungagung, Iptu Andi Wirana Tamba, mengatakan pembuangan bayi ini terjadi rentang pukul 22.00 WIB sampai 23.00 WIB.

Selimut bayi yang ditemukan juga jadi petunjuk untuk didalami.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved