DPRD Jatim Yakin Sekolah Rakyat Bisa Putus Rantai Kemiskinan dan Tingkatkan SDM
DPRD Jatim meyakini betul Program Sekolah Rakyat yang diinisiasi oleh pemerintah pusat bakal berdampak signifikan terhadap peningkatan SDM
Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Ndaru Wijayanto
Ringkasan Berita:
- DPRD Jawa Timur optimistis Program Sekolah Rakyat dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah.
- Program ini dinilai mampu memutus rantai kemiskinan melalui akses pendidikan gratis bagi keluarga miskin dan miskin ekstrem.
- Sekolah Rakyat menyediakan pendidikan formal berasrama dari jenjang SD hingga SMA lengkap dengan kebutuhan hidup bersubsidi.
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - DPRD Jatim meyakini betul Program Sekolah Rakyat yang diinisiasi oleh pemerintah pusat bakal berdampak signifikan terhadap peningkatan kualitas SDM di daerah.
Di samping, program ini bisa memutus rantai kemiskinan melalui sektor pendidikan.
Keyakinan ini diutarakan oleh Anggota Komisi E DPRD Jatim dr Benjamin Kristianto. Politisi Partai Gerindra ini mendukung penuh program Sekolah Rakyat.
"Artinya kita akan memperbaiki SDM," kata Benjamin saat berbincang dalam Podcast Ngobrol Bareng Dewan belum lama ini.
Sebagai informasi, Program Sekolah Rakyat ini merupakan bagian dari Asta Cita pemerintah untuk menjamin anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem tetap mendapatkan akses pendidikan berkualitas. Bentuknya, adalah satuan pendidikan formal berasrama.
Baca juga: Anggota DPRD Jatim Tanggapi Putusan MK Soal Keterwakilan Perempuan dalam Pencalonan Legislatif
Program ini menyediakan pendidikan gratis, asrama dan kebutuhan hidup bersubsidi dari jenjang SD hingga SMA untuk memutus rantai kemiskinan dan meningkatkan kualitas SDM.
Benjamin mengungkapkan, bahwa program ini menjadi wujud kepedulian pemerintah di sektor pendidikan.
Utamanya, dalam memutus rantai kemiskinan. Sebab, sektor pendidikan diyakini bisa berpengaruh besar dalam mengentaskan persoalan kemiskinan.
Benjamin meyakini betul hal tersebut. Lebih jauh, program ini akan meningkatkan SDM dalam menyongsong Indonesia emas 2045.
"Bahwa dengan sekolah rakyat ini, dengan pendidikan ini diharapkan mereka bisa memutuskan mata rantai kemiskinan yang ada di keluarganya," ungkap legislator asal Dapil Sidoarjo ini.
Benjamin kembali menegaskan bahwa pemerintah pusat memberikan perhatian besar terhadap sektor pendidikan.
Di antaranya memang melalui program Sekolah Rakyat. Selain itu, juga program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai wujud perbaikan gizi anak bangsa.
"Jadi sebenarnya ini sudah memikirkan kompleks," terangnya dalam Podcast yang berlangsung di Rumah Sakit Sheila Medika Sidoarjo tersebut
| Momen Idul Adha di Sekolah Rakyat Terintegrasi 5 Ponorogo, Siswa Diajarkan Nilai Sosial |
|
|---|
| Anggota DPRD Jatim Tanggapi Putusan MK Soal Keterwakilan Perempuan dalam Pencalonan Legislatif |
|
|---|
| Persiapan SPMB Jatim 2026, DPRD Tekankan Transparansi, Dindik Gandeng Swasta untuk Kuota Beasiswa |
|
|---|
| UMKM Diminta Melek Teknologi, DPRD Jatim Sebut Digitalisasi Kini Jadi Kebutuhan |
|
|---|
| Bantu Serap Produksi Peternak, DPRD Jatim Usul MBG Perbanyak Menu Telur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Anggota-Komisi-E-DPRD-Jatim-dr-Benjamin-Kristianto-saat-berbincang.jpg)