Kloter 1 Debarkasi Surabaya Tiba, Khofifah Apresiasi Imigration Seamless Process Corridor Gate

Khofifah mengapresiasi layanan publik yang dilakukan Kementrian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI atas kepulangan 378 jemaah haji.

Tayang:
Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Alga W
Tribun Jatim Network/Fatimatuz Zahroh
DEBARKASI - Kepulangan 378 jemaah haji Kloter I Debarkasi Surabaya asal Kabupaten Probolinggo di Asrama Haji Surabaya, Selasa (2/6/2026). 

Ringkasan Berita:

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Fatimatuz Zahroh

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kepulangan 378 jemaah haji Kloter I Debarkasi Surabaya asal Kabupaten Probolinggo disambut Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, di Asrama Haji Surabaya, pada Selasa (2/6/2026).

Setibanya di Asrama Haji Surabaya, para jemaah haji terlebih dahulu melakukan Immigration Seamless Process Corridor Gate dari Imigrasi yang dilanjutkan cek suhu tubuh dari Kementrian Kesehatan. 

Baca juga: Bersinergi Atasi Masalah Jalan Poros Desa, KWG & DPRD Gresik Gelar Dialog Bareng Kades

Khofifah menyampaikan rasa syukur atas kepulangan para jemaah haji ke Tanah Air dalam keadaan sehat dan selamat setelah menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.

"Allhamdulillah kita menyambut para jemaah haji dalam keadaan fresh dan semoga seluruh jemaah haji mendapatkan gelar haji mabrur dan mabruroh. Selamat datang kembali di Tanah Air," ujarnya. 

Ia juga mendoakan agar seluruh ibadah yang telah dilaksanakan para jemaah diterima oleh Allah SWT serta membawa keberkahan bagi keluarga dan masyarakat.

"Semoga Bapak dan Ibu menjadi haji yang mabrur dan hajah yang mabrurah, serta semakin meningkat kualitas keimanan dan ketakwaannya," katanya. 

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah mengapresiasi layanan publik yang dilakukan oleh Kementrian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI yang menghadirkan alat Immigration Seamless Process Corridor Gate pada saat kedatangan jemaah haji di Tanah Air.

Sebelumnya, penggunaan alat fast track juga telah dilakukan di Bandara Soekarno Hatta yang diperuntukkan bagi para jemaah haji yang akan melaksanakan keberangkatan. 

Sebagai Koordinator PPIH Embarkasi Surabaya, ia mengungkap bahwa alat ini merupakan bentuk teknologi pemeriksaan perbatasan biometrik mutakhir yang memungkinkan penumpang melewati pemeriksaan imigrasi tanpa harus berhenti. 

Menurutnya, digital ekosistem inilah yang memudahkan para jemaah haji yang tidak perlu mengantri melakukan pemeriksaan yang hanya melihat iris saja tanpa harus di cap paspornya. 

"Teknologi ini memudahkan jemaah haji yang hanya melewati dan terdeteksi oleh sensor Iris (mata) sehingga tanpa mengeluarkan paspor dan pemeriksaan dilakukan sangat cepat serta berdasarkan azas prudent atau kehati-hatian," jelasnya. 

"Kita berterima kasih atas seluruh inovasi layanan publik yang dilakukan memberikan kemudahan dan percepatan kepada seluruh jemaah haji yang tiba di tanah air," imbuhnya.

Khofifah bersyukur pada Kloter Pertama Jemaah Haji Debarkasi Surabaya.

"Ini jika saya ibaratkan adalah Assabiqunal Awwalun yakni orang pertama yang telah menunaikan ibadah haji," ucapnya.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved