Kecelakaan di Jatim
Kecelakaan Tunggal di Deket Lamongan, Truk Tangki Terguling, Sopir Diduga Mengantuk
Truk tangki terguling di jalan Deket–Karangbinangun, Desa Sugihwaras, Lamongan, diduga akibat sopir mengantuk
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Samsul Arifin
Ringkasan Berita:
- Truk tangki terguling di jalan Deket–Karangbinangun, Desa Sugihwaras, Lamongan, diduga akibat sopir mengantuk.
- Pengemudi mengalami luka ringan, sementara kerugian materiil ditaksir mencapai Rp10 juta.
- Polisi mengimbau pengemudi kendaraan berat untuk beristirahat jika lelah guna mencegah kecelakaan.
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hanif Manshuri
TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di jalan umum jurusan Deket–Karangbinangun, tepatnya di Desa Sugihwaras, Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan, Sabtu (5/6/2026). Sebuah truk tangki dilaporkan terguling setelah menabrak pohon di tepi jalan.
Insiden tersebut menyebabkan pengemudi mengalami luka ringan, sementara kerugian materiil akibat kecelakaan ini ditaksir mencapai sekitar Rp10 juta.
Truk tangki bernomor polisi B-9224-UCM tersebut dikemudikan oleh M Aan Ariska (28), warga Desa Pacarpeluk, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang.
Baca juga: Diduga Terjadi Kebocoran Gas, 18 Karyawan PT BMI Lamongan Dilarikan ke Rumah Sakit
Diduga Sopir Mengantuk Saat Berkendara
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kendaraan melaju dari arah utara menuju selatan. Saat melintas di lokasi kejadian, sopir diduga mengantuk hingga kehilangan kendali atas kendaraannya.
Truk sempat oleng ke kanan sebelum pengemudi berusaha membanting setir ke kiri. Namun, upaya tersebut tidak berhasil menghindarkan kendaraan dari kecelakaan.
Truk akhirnya menabrak pohon di sisi jalan dan terguling di lokasi kejadian.
Sopir Alami Luka Ringan
Akibat kecelakaan tersebut, pengemudi mengalami luka nyeri pada bagian dada. Warga sekitar bersama petugas segera memberikan pertolongan sebelum korban dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Selain korban luka, bagian depan truk tangki juga mengalami kerusakan berat akibat benturan.
Polisi Lakukan Penanganan dan Olah TKP
Kanit Gakkum Satlantas Polres Lamongan melalui Kasi Humas Polres Lamongan, IPDA M. Hamzaid, membenarkan adanya kecelakaan lalu lintas tunggal tersebut.
Menurut hasil pemeriksaan awal, kecelakaan diduga disebabkan faktor kelalaian pengemudi yang mengantuk saat berkendara.
Petugas kepolisian segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi kendaraan, serta mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan.
Selain itu, polisi juga membantu proses evakuasi korban ke rumah sakit dan mengamankan area sekitar lokasi kejadian.
Imbauan Polisi untuk Pengemudi
Polisi mengimbau seluruh pengemudi, khususnya kendaraan berat, agar selalu memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan jauh.
"Istirahat apabila merasa lelah atau mengantuk demi menghindari terjadinya kecelakaan lalu lintas," kata pihak kepolisian.
Dalam penanganan lanjutan, petugas juga meminta keterangan sejumlah saksi untuk memastikan kronologi lengkap kecelakaan tersebut.
Beruntung, dalam peristiwa ini tidak terdapat korban jiwa. Namun, kejadian sempat menarik perhatian pengguna jalan yang melintas di jalur Deket–Karangbinangun.
Sebelumnya kecelakaan di lamongan terjadi di Kecamatan Turi, kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Lamongan–Babat, Kabupaten Lamongan, Rabu (3/6/2026), ketika sebuah mobil Daihatsu Xenia diduga oleng akibat pengemudi mengantuk dan menabrak gerobak sampah yang sedang didorong warga.
Peristiwa ini mengakibatkan satu orang tewas di lokasi kejadian dan satu lainnya mengalami luka-luka.
Berdasarkan data yang dihimpun, kendaraan yang terlibat yakni mobil penumpang Daihatsu Xenia bernomor polisi S 1299 AK yang dikemudikan Ahmad Tamim (42), warga Desa Karangasem, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban.
Sementara dua korban pejalan kaki yang saat itu tengah mendorong gerobak sampah diketahui bernama Sakur Bintoro (66), warga Desa Sukoanyar, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan, serta Dwi Ardi Putra (26), warga Dusun Galang, Desa Sukoanyar, Kecamatan Turi.
Dari hasil keterangan saksi-saksi di lokasi kejadian, semula mobil Xenia tersebut melaju dari arah timur menuju barat di jalur utama Lamongan–Babat. Namun sesampainya di lokasi kejadian, kendaraan mendadak oleng ke kiri.
Diduga pengemudi dalam kondisi mengantuk saat mengemudikan kendaraan. Mobil kemudian menabrak tiang listrik di tepi jalan sebelum akhirnya menghantam gerobak sampah yang sedang ditarik kedua korban.
Akibat kecelakaan tersebut, Sakur Bintoro mengalami luka berat pada bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sedangkan Dwi Ardi Putra mengalami luka pada bagian kepala dan langsung mendapatkan penanganan medis.
Selain menyebabkan korban jiwa, kecelakaan itu juga mengakibatkan kerusakan pada kendaraan Daihatsu Xenia serta gerobak sampah milik warga.
Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Lamongan, Iptu Debhhi S melalui Kasi Humas Polres Lamongan, IPDA M Hamzaid mengungkapkan, setelah menerima laporan Unit Gakkum Satlantas Polres Lamongan bersama anggota Polsek Turi langsung bergerak cepat menuju lokasi.
Polisi melakukan evakuasi korban, membantu proses pengamanan kendaraan yang terlibat kecelakaan, serta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Selain itu, petugas juga meminta keterangan sejumlah saksi sebagai bagian dari proses penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan lalu lintas tersebut.
“Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan sejumlah saksi, kendaraan Xenia tersebut melaju dari arah timur ke barat,” ujar Hamzaid.
Ia menjelaskan, saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan mendadak oleng ke kiri. Dugaan sementara, pengemudi dalam kondisi mengantuk saat mengemudikan kendaraan.
“Saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan oleng ke kiri diduga akibat pengemudi mengantuk, sebagaimana pengakuan pengemudi,” lanjutnya.
Mobil kemudian menabrak tiang listrik di pinggir jalan sebelum akhirnya menghantam gerobak sampah yang saat itu sedang dibongkar oleh kedua korban.
Akibat benturan keras tersebut, Sakur Bintoro mengalami luka berat di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia
Sementara korban lainnya, Dwi Ardi Putra mengalami luka di bagian kepala dan langsung mendapatkan penanganan medis.
Petugas membantu evakuasi korban dan kendaraan, petugas juga meminta keterangan sejumlah saksi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Polres Lamongan juga mengimbau masyarakat agar lebih memperhatikan kondisi fisik sebelum berkendara, terutama saat melakukan perjalanan jarak jauh.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak memaksakan diri berkendara saat kondisi tubuh lelah atau mengantuk. Keselamatan adalah prioritas utama dalam berlalu lintas,” pungkasnya.
kecelakaan di Lamongan
kecelakaan di Jatim
Kecamatan Deket
berita Lamongan hari ini
berita Lamongan terbaru
berita Jatim terbaru
berita Jatim hari ini
TribunJatim.com
Tribun Jatim
jatim.tribunnews.com
| Identitas Pedagang Mlijo Korban Tabrak Lari Elf di Lumajang Terungkap, Seorang Ibu Rumah Tangga |
|
|---|
| Kecelakaan Maut di Randuagung Lumajang, Mobil Elf Hantam Pedagang Mlijo, Korban Tewas di Tempat |
|
|---|
| Diduga Sopir Mengantuk, Mikrobus Mazda Tercebur Parit 4 Meter di Frontage Jalan Ahmad Yani Surabaya |
|
|---|
| Pecah Ban di Tol Surabaya-Mojokerto, Pikap Muatan Minyak Goreng Terguling, Warga Nganjuk Tewas |
|
|---|
| Kendarai Motor, Pelajar Gresik Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bojonegoro, Bermula dari Senggolan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/truk-tabrak-pohon-di-deket-lamongan.jpg)