Lepas 1.258 Petugas Sensus Ekonomi 2026, Bupati Lamongan Ungkap Kabar Baik Perekonomian Daerah

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyebut kinerja perekonomian Kabupaten Lamongan terus menunjukkan tren positif.

Tayang:
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Ndaru Wijayanto
Tribun Jatim Network/Hanif Manshuri
SENSUS EKONOMI - Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat memimpin Apel Pencanangan dan Pelepasan Petugas Sensus Ekonomi Kabupaten Lamongan Tahun 2026 di halaman Pemerintah Kabupaten Lamongan, Senin (15/6/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Lamongan mencapai 10,79 persen pada triwulan I 2026 (q-to-a), menjadikannya daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi kedua di Jawa Timur.'
  • Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menegaskan Sensus Ekonomi 2026 penting untuk menghasilkan data akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan daerah.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hanif Manshuri

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyebut kinerja perekonomian Kabupaten Lamongan terus menunjukkan tren positif.

Bahkan, pada triwulan I tahun 2026, Lamongan mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 10,79 persen dan menjadi daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi kedua di Jawa Timur.

Hal tersebut disampaikan Bupati yang akrab disapa Pak Yes saat memimpin Apel Pencanangan dan Pelepasan Petugas Sensus Ekonomi 2026 Kabupaten Lamongan di halaman Pemkab Lamongan, Senin (15/6/2026).

Menurut Pak Yes, pertumbuhan ekonomi Lamongan mengalami peningkatan secara konsisten dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2024, pertumbuhan ekonomi tercatat sebesar 4,8 persen, kemudian naik menjadi 5,40 persen pada 2025.

“Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Lamongan pada triwulan I tahun 2026 menjadi yang tertinggi nomor dua di Jawa Timur,” ujar Kaji Yes.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi tersebut juga diikuti dengan penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Lamongan.

Pada tahun 2025, angka kemiskinan turun sebesar 0,13 persen, dari sebelumnya 12,16 persen di tahun 2024 menjadi 12,03 persen pada tahun 2025.

Sementara itu, angka kemiskinan ekstrem juga mengalami penurunan signifikan dari 0,61 persen pada tahun 2024 menjadi 0,26 persen pada tahun 2025.

Ia menambahkan, di tengah perubahan struktur ekonomi, perkembangan teknologi digital, hingga dinamika ekonomi global, pemerintah membutuhkan data yang rinci, akurat, dan mutakhir sebagai dasar dalam menentukan arah kebijakan pembangunan daerah.

Karena itu, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dinilai sangat penting untuk memotret perkembangan sektor usaha dan ekonomi masyarakat secara menyeluruh.

Baca juga: Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, BPS Bondowoso Kerahkan 993 Petugas, Jualan Online Ikut Didata

Tentu di tengah perubahan struktur ekonomi ini, perkembangan teknologi digital, munculnya model ekonomi usaha baru, serta dinamika ekonomi global kita membutuhkan data yang semakin rinci, akurat, dan mutakhir.

"Karena itu melalui sensus ekonomi 2026 ini semua harus tercatat, semua harus terdata,” katanya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Lamongan nantinya akan memperoleh data lebih lengkap mengenai pelaku usaha, perkembangan ekonomi digital, sektor unggulan daerah, hingga berbagai potensi ekonomi yang dapat menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Lamongan untuk mendukung dan menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
1 - 1
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
1 - 1
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
2 - 2
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved