Bus Pemain Persida Sidoarjo Dilempari Batu Penonton usai Lawan Persid Jember

Bus pemain Persida Sidoarjo dilempari batu penonton saat perjalanan keluar Stadion Jember Sport Garden (JSG).

Penulis: Imam Nawawi | Editor: Arie Noer Rachmawati
Tangkapan layar
BUS DILEMPARI BATU - Tangkapan layar pemain Persida Sidoarjo tiarap saat bus yang mereka tumpangi dilempari batu penonton saat perjalanan keluar Stadion Jember Sport Garden (JSG). Ketua Yayasan Persid Jember Baru Jember Maju, Ardi Pujo Prabowo menyampaikan permohonan maaf, Selasa (20/1/2026). 

Ringkasan Berita:

 

TRIBUNJATIM.COM - Bus pemain Persida Sidoarjo dilempari batu penonton saat perjalanan keluar Stadion Jember Sport Garden (JSG).

Insiden tersebut terekam kamera hingga viral di media sosial.

Pelemparan batu terjadi setelah Persida ditaklukan Persid Jember dengan skor 2-1 dalam pertandingan 16 besar Liga 4 Zona Jawa Timur musim 2025/2026.

Dalam video viral itu, pemain Persida tiarap di dalam bus ketika kendaraan mereka dilempari penonton usai berlaga di kadang Persid Jember.

Ketua Yayasan Persid Jember Baru Jember Maju, Ardi Pujo Prabowo menjelaskan terkait insiden pelemparan tersebut.

Pihanya menyampaikan permohonan maaf.

"Kami atas nama Yayasan, menajemen dan banpel mohon maaf yang sebesar-besarnya atas insiden kemarin," kata Ardi, Selasa (20/1/2026).

Baca juga: Habiskan Biaya Rp15,5 Miliar, Bendungan Sungai di Jember Baru Dibangun Ambrol

Pelemparan usai Pertandingan

Menurutnya, pelemparan batu terhadap bus pemain Persida Sidoarjo, Senin sore (19/1/2026) terjadi di luar Stadion JSG. 

Sebab hal itu terjadi setelah pertandingan selesai.

"Kami sudah mengumpulkan semua manajemen tim yang berlaga di sini. Mulai Persida Sidoarjo, Mojokerto Putra dan Perseba Bangkalan. Kami duduk bersama dan difasilitasi kepolisian," kata pria yang akrab disapa Ardi ini.

Hasil kesepakatan bersama, Ardi mengatakan, semua tim pemain sepakbola tersebut tetap berlaga di Stadion JSG, sehingga pertandingan tetap dilanjutkan.

"Kami akan memperbaiki itu dan kami akan buat senyaman mungkin bagi tim tamu yang berlaga," janjinya.

Baca juga: Kadang Kangen Keluarga, Cerita Anak Kuli Bangunan Senang Jadi Siswa Sekolah Rakyat Jember

Evaluasi Menyeluruh

Ardi juga akan melakukan evaluasi menyeluruh atas kejadian tersebut, supaya insiden serupa tidak terjadi lagi dikemudian hari.

"Kami tidak ingin kejadian ini terjadi lagi, dan tolong doakan semoga Persid Jember bisa berlaga di putaran nasional," paparnya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews Tribunjatim.com

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved