Ramadan 2026
Jualan Takjil Manfaatkan Momen Ramadan, Putra Bisa Dapat Rp500 Ribu Sehari: Pembelinya Mahasiswa
Bazar takjil ini juga jadi jujugan warga Jember melakukan ngabuburit nunggu waktu magrib sambil berburu takjil.
Penulis: Imam Nawawi | Editor: Alga W
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Imam Nawawi
TRIBUNJATIM.COM - Selama Ramadan 2025, Jalan Raya Kalimantan di depan Universitas Jember, Jawa Timur, menjadi tempat wisata kuliner bazar dadakan berjualan takjil.
Tiap sore, ratusan pedagang dadakan memasang stan jualan aneka hidangan makanan dan minuman buka puasa.
Baca juga: Jadi Langganan Bupati, Tahu Lontong Telur Hariadi Tak Pernah Sepi Pembeli, Cocok Buat Buka Puasa
Ratusan lapak tampak berdiri di sepanjang trotoar jalan raya ini sejak pukul 15.00 WIB.
Mulai dari Gedung DPRD Jember hingga kantor Pengadilan Negeri Jember, Sabtu (21/2/2026).
Tidak heran, tempat ini juga menjadi jujugan warga Jember melakukan ngabuburit nunggu waktu magrib sambil berburu takjil.
Pantauan TribunJatim.com di lapangan, arus lalu lintas di jalan raya kawasan Jember kota tersebut pada merayap.
Lantaran di lokasi ini dipadati ribuan pengunjung bazar takjil.
Hujan deras pada pukul 16.30 WIB, tidak menyurutkan pengunjung untuk memburu aneka takjil di lokasi bazar sore tersebut.
Mereka nampak antusias memilah dan memilih aneka jajanan meskipun tertimpa kucuran air dari langit.
"Saya jual tahu bakso, es lemon grass, donat susu, avocado, dan puding," ujar Putra, salah satu pelapak dadakan di Jalan Kalimantan.
Menurutnya, bazar seperti ini hanya ada selama Ramadan ini saja.
Sebab ceruk pasarnya sangat besar karena banyak orang butuh makanan cepat untuk buka puasa.
"Ini bukanya waktu ngabuburit saja, selain itu tidak ada. Adanya saat Ramadan saja," kata Putra.
"Karena antusias warga sangat besar untuk cari makanan buka puasa," imbuhnya.
Oleh karena itu, Putra menjual kuliner minuman segar dan makanan berat yang menurutnya akan laris, sebab sesuai selera konsumen yang sedang berpuasa.
"Saya yakin juga (penjual) yang ada di sini juga berpikir seperti itu. Saya buka sejak asar sampai magrib itu sudah habis semua," ungkapnya.
Putra mengungkapkan, untuk tahu bakso, dalam sehari bisa laku sebanyak lima boks.
Dia mengaku sering kehabisan stok jualan.
"Sehari bisa untung Rp500 ribu kalau ramai, sebab pembeli paling banyak itu mahasiswa. Tetapi kalau hujan kayak gini biasanya omzetnya menurun," ulasnya.
Baca juga: Protes Jalan Nasional di Manyar Gresik Rusak Parah Berbulan-bulan, Warga Pasang Spanduk Kekecewaan
Sementara, pengunjung bernama Fahmi Maulana mengaku sengaja datang di lokasi bazar takjil untuk menunggu azan magrib sembari beli makanan pembuka untuk buka puasa.
"Saya kesini ngabuburit, ini saya beli es dan tahu gejrot," tanggapnya.
Pria asal Kelurahan Baratan, Kecamatan Patrang, ini rela bersepeda sejauh lima kilometer menuju lokasi bazar takjil tersebut.
Kata dia, untuk menunggu waktu buka puasa.
"Di sini sangat ramai, banyak jajanan yang menarik."
"Dan cocok untuk cuci mata makanan, soalnya mau buka," tandas Fahmi.
| Parade Oklik Semarakkan Malam 29 Ramadan di Bojonegoro, 1.100 Obor Dinyalakan |
|
|---|
| Gubernur Khofifah Belanja Bandeng Kawak di Pasar Bandeng Gresik: Rekomendasi Pemudik |
|
|---|
| Doa Akhir Ramadan yang Diajarkan Rasulullah SAW Lengkap dengan Terjemahannya |
|
|---|
| Ciri-ciri Orang Mendapat Lailatul Qadar Ramadan 1447 H/2026 Menurut Buya Yahya |
|
|---|
| Cara Karyawan Freeport Indonesia Meriahkan Ramadan, Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/bazar-takjil-Jalan-Raya-Kalimantan-Kabupaten-Jember.jpg)