Pantau Antrean BBM di Jember, Sekda Pastikan Stok Pertalite dan Pertamax Aman
Pj Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Jember, Akhmad Helmi Luqman, melakukan inspeksi ke sejumlah SPBU, Jumat (6/3/2026).
Penulis: Imam Nawawi | Editor: Ndaru Wijayanto
Ringkasan Berita:
- Pj Sekda Pemkab Jember, Akhmad Helmi Luqman, melakukan inspeksi ke sejumlah SPBU untuk memantau antrean BBM dan memastikan ketersediaan stok.
- Inspeksi dilakukan bersama Pertamina, Tim Pengendali Inflasi Daerah, dan Hiswana Migas di beberapa SPBU wilayah Jember.
- Pemerintah meminta masyarakat tidak melakukan panic buying serta memperingatkan akan menindak tegas oknum yang menimbun BBM.
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Imam Nawawi
TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Pj Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Jember, Akhmad Helmi Luqman, melakukan inspeksi ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Jumat (6/3/2026).
Inspeksi dilakukan di SPBU Jalan Ahmad Yani, Kaliwates, Tawang Alun, serta Gebang di Kecamatan Patrang. Langkah ini bertujuan memantau antrean masyarakat serta memastikan ketersediaan stok Bahan Bakar Minyak (BBM).
Dalam inspeksi itu, Pj Sekda Jember ditemani Tim Pengendali Inflasi Daerah, Pertamina, serta Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas).
Selain memantau kondisi di lapangan, Sekda juga memberikan sosialiasi terhadap pengantre BBM agar tidak khawatir terkait ketersediaan stok.
"Ketahanan stok saat ini berada pada level yang sangat baik bahkan cenderung berlebih dari estimasi konsumsi harian normal," ujar Pj Sekda Jember Akhmad Helmi usia inspeksi di SPBU.
Baca juga: Panik Stok BBM Disebut Sisa 26 Hari, Warga Bondowoso Serbu SPBU hingga Antrean Mengular
Data yang diterima dari Pertamina, kata dia, pasokan harian untuk jenis BBM tertentu telah ditingkatkan di Jember guna mengantisipasi lonjakan permintaan atas antrean ini.
"Sebanyak 580 ton Pertalite dan lebih dari 300 ton Pertamax telah didistribusikan ke wilayah Kabupaten Jember pada hari ini," ulas Helmi.
Menurut Helmi, hal tersebut menunjukan komitmen pemerintah menjaga stabilkan energi, agar mobilitas masyarakat Jember berjalan normal.
"Pemerintah berkomitmen untuk terus mengawal isu ini demi kelancaran pembangunan dan kesejahteraan seluruh warga Kabupaten Jember," paparnya.
Oleh karena itu, Helmi meminta masyarakat tidak melakukan pembelian secara berlebihan (panic buying), karena stok BBM cenderung aman ditengah konflik bersenjata Israel-AS melawan Iran.
Baca juga: Warga Jember Panik Takut Kehabisan Stok BBM Imbas Perang Iran, Antrean Mengular di Sejumlah SPBU
"Pemerintah menjamin ketersediaan bensin akan terus ada dan pasokan tambahan siap digelontorkan oleh Pertamina jika sewaktu-waktu terjadi peningkatan kebutuhan di lapangan," imbuhnya.
Selain itu juga diperlukan pengawasan ketat akan di berbagai titik strategis. Kata dia, tidak menutup kemungkinan momen ini juga dimanfaatkan sebagain oknum untuk melakukan penimbunan BBM.
"Pengecekan langsung di lapangan serta pemantauan terhadap pedagang bensin eceran di pinggir jalan yang terindikasi melakukan penimbunan dalam skala besar," ulas Helmi.
| Berulang Kali Isi Pertalite di SPBU, Suzuki Carry di Jember Bikin Polisi Curiga, Ternyata Timbun BBM |
|
|---|
| ASN Jember WFH Tiap Jumat Mulai Pekan Ini, Pelayanan Tetap Jalan |
|
|---|
| Sejumlah Awak Mobil Tangki Pertamina Tuban Diduga Terlibat Pencurian BBM hingga Berujung PHK |
|
|---|
| Stok LPG 3 Kg di Tuban Ludes dalam Satu Jam, Pertamina Tambah Pasokan 28 Ribu Tabung |
|
|---|
| Street Food Baru Jember Hadir di Jalan Kartini, Pembangunan Hormati Aktivitas Gereja |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Ahmad-Helmi-Pj-Sekda-Jember-pakai-topi-hitam-saat-inspeksi-di-SPBU-Gebang.jpg)