Idul Adha 2026

Cara Simpan Daging Kurban di Kulkas dan Proses Mengolahnya Agar Aman, Jeroan Lebih Baik Dicuci

Masyarakat perlu memperhatikan cara penyimpanan dan pengolahan daging kurban yang tepat agar kualitas serta keamanannya tetap terjaga.

Tayang:
Editor: Ani Susanti
Unsplash/Martin Hv?zda
TIPS OLAH DAGING - Inilah cara simpan daging kurban di kulkas dan proses mengolahnya agar aman dikonsumsi. Simak tips agar daging tak alot saat dimasak. 

TRIBUNJATIM.COM - Inilah cara simpan daging kurban di kulkas dan proses mengolahnya agar aman dikonsumsi.

Seperti diketahui, daging kurban akan melimpah saat Hari Raya Idul Adha.

Hal ini membuat masyarakat perlu memperhatikan cara penyimpanan dan pengolahan yang tepat agar kualitas serta keamanan daging tetap terjaga.

Dosen Divisi Teknologi Hasil Ternak, Departemen Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan, Fakultas Peternakan IPB University, Dr Tuti Suryati membeberkan tipsnya.

Ia mengingatkan masyarakat untuk melakukan penanganan awal sebelum daging disimpan atau diolah untuk konsumsi.

"Ada beberapa langkah penanganan awal pada daging kurban yang baru diterima sebelum diolah ataupun disimpan,” kata Tuti dalam keterangannya, Selasa (26/5/2026), melansir dari Kompas.com.

Tuti menjelaskan, langkah pertama yang perlu dilakukan ialah memisahkan daging dan jeroan.

Setelah itu, keduanya dicuci menggunakan air bersih, terutama jika masih terdapat kotoran seperti tanah, pasir, kerikil, atau rumput.

“Setelah dicuci, daging perlu ditiriskan hingga tidak ada lagi air yang menetes di permukaannya. Daging kemudian dikemas sesuai kebutuhan, misalnya per 250 gram atau 500 gram menggunakan plastik transparan yang tidak berbau,” ujarnya.

Baca juga: 6 Cara Hilangkan Bau Prengus Pada Daging Kambing, Perhatikan Pemilihan Rempah-rempah

Sementara untuk jeroan, Tuti menyarankan agar dimasak terlebih dahulu jika ingin disimpan dalam kondisi beku.

Menurut Tuti, daging kurban dapat langsung diolah atau disimpan di kulkas maupun freezer.

Namun, penyimpanan di freezer lebih disarankan karena daya simpannya lebih lama.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk mengemas daging berdasarkan porsi kebutuhan keluarga agar tidak perlu berulang kali mencairkan dan membekukan kembali daging.

“Olahan daging dapat disimpan beku dalam kemasan sesuai porsi per sajian keluarga dan sebelum disajikan. Sebelum dimasak, daging beku harus di-thawing dengan cara yang benar dan dipanaskan,” tutur Tuti.

Ia menjelaskan, proses thawing atau pencairan kembali dapat dilakukan dengan menyimpan daging di dalam kulkas.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved