Viral Teror Pocong di Jember, Polisi Ungkap Ternyata Hasil Editan AI
Isu teror pocong rupanya merambah juga di Kabupaten Jember, meski hanya lewat media sosial.
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Ndaru Wijayanto
Ringkasan Berita:
- Polres Jember memastikan video teror pocong yang viral di media sosial merupakan hoaks hasil rekayasa AI.
- Video tersebut dibuat oleh seorang pemuda berinisial ALF bersama teman-temannya hanya untuk konten story WhatsApp.
- Polisi bersama perangkat Kelurahan Patrang turun langsung melakukan penelusuran dan klarifikasi ke lokasi yang disebut dalam video.
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sri Wahyunik
TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Isu teror pocong rupanya merambah juga di Kabupaten Jember, meski hanya lewat media sosial.
Namun pihak Polres Jember memastikan teror pocong itu palsu alias hoaks.
Beberapa waktu lalu, beredar informasi video adanya teror pocong Kelurahan/Kecamatan Patrang, Jember.
Informasi itu beredar di media sosial, termasuk diunggah melalui sebuah akun publik di Instagram
Mendapatkan informasi perihal teror pocong ini, Polres Jember menelusurinya.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengkonfirmasi orang yang ditengarai mengetahui awal informasi teror pocong itu.
Dan usut punya usut, teror pocong itu hanya hasil editan AI (artificial intelligence).
Baca juga: Teror Pocong Resahkan Warga Bondowoso, Gedor Pintu Rumah Tengah Malam
Polres Jember melalui Satbinmas bersama perangkat Kelurahan Patrang langsung bergerak cepat mendatangi lokasi yang disebut dalam video viral tersebut.
Kegiatan itu melibatkan Lurah Patrang Hariyono, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Ketua RW, hingga Ketua RT setempat guna memastikan kebenaran informasi yang beredar.
Kasat Binmas Polres Jember AKP Agus Yudi Kurniawan menjelaskan bahwa video penampakan pocong tersebut dipastikan tidak benar atau hoaks.
Berdasarkan hasil klarifikasi, awal mula video itu dibuat oleh seorang pemuda berinisial ALF bersama teman-temannya dengan cara memfoto lalu mengedit sosok menyerupai pocong menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) di sebuah rumah milik LNL di Jalan Merpati, Kelurahan Patrang, Jember.
Baca juga: Ramai Kabar Teror Pocong di Rejotangan Tulungagung, Polisi: Kami Temui Pemilik Rumah
“Awalnya hanya dibuat untuk story WhatsApp, namun kemudian menyebar luas ke berbagai media sosial hingga menimbulkan keresahan masyarakat. Menindaklanjuti keresahan ini, kami melakukan penelusuran,” ujar Agus, Senin (25/5/2026)
Agus juga menegaskan, langkah cepat Satbinmas dilakukan sebagai bentuk tindakan preventif dan respons cepat kepolisian dalam menindaklanjuti keresahan masyarakat akibat beredarnya video editan AI yang berpotensi menimbulkan teror, kepanikan, gangguan keamanan, serta informasi menyesatkan di tengah masyarakat.
Polres Jember juga mengimbau masyarakat agar masyarakat lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak mudah percaya terhadap informasi maupun video viral yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Masyarakat juga diminta untuk tidak menyebarkan konten yang dapat memicu keresahan publik tanpa melakukan pengecekan fakta terlebih dahulu
| Ramai Kabar Teror Pocong di Rejotangan Tulungagung, Polisi: Kami Temui Pemilik Rumah |
|
|---|
| Soal Teror Pocong di Kabupaten Malang, Polisi Ungkap Fakta: Segera Lapor ke Layanan Kepolisian |
|
|---|
| Penyebab Orang Mudah Percaya Hoaks Pocong Menurut Psikolog: Sudah Tahu Nggak Benar Diulang Lagi |
|
|---|
| Teror Pocong Resahkan Warga Bondowoso, Gedor Pintu Rumah Tengah Malam |
|
|---|
| Sosok Pocong di Kediri Diamankan Warga, Sempat Terlihat Dibonceng Naik Sepeda Motor |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Satuan-Binmas-Polres-Jember-mendatangi-pembuat-konten-pocong.jpg)