Satgas MBG Jember Bantah Ada Penutupan Dapur SPPG Akibat Polemik BGN

Satgas MBG Jember memastikan tidak ada dapur SPPG yang tutup permanen akibat persoalan pencairan dana dari BGN

Tayang:
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Samsul Arifin
Tribun Jatim Network/Sri Wahyunik
SPPG - SPPG Kaliwates Kaliwates 3 Jember. SPPG ini terkena sanksi penghentian sementara operasional akibat kasus keracunan di pertengahan Mei lalu.  Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Jember menyebut tidak ada penutupan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Jumat, (5/6/2026).  

Ringkasan Berita:
  • Satgas MBG Jember memastikan tidak ada dapur SPPG yang tutup permanen akibat persoalan pencairan dana dari BGN.
  • Dua SPPG memang dihentikan sementara, namun karena kasus keracunan dan kebakaran, bukan karena masalah pendanaan.
  • Satgas menyebut seluruh SPPG telah menerima top-up dana dan pencairan bantuan diperkirakan dilakukan pekan depan.

 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sri Wahyunik

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Buntut persoalan di Badan Gizi Nasional (BGN) maupun keterlambatan pencairan dana bantuan pemerintah, Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Jember memastikan tidak ada dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ditutup. 

Penegasan tersebut disampaikan menyusul beredarnya informasi mengenai salah satu SPPG di Kabupaten Jember yang disebut tidak memproduksi dan mendistribusikan program Makan Bergizi Gratis karena dana bantuan pemerintah belum dicairkan.

Ketua Harian Satgas MBG Jember, Indra Tri Purnomo, mengaku telah mengetahui kabar tersebut yang beredar melalui media sosial. Namun hingga kini pihaknya belum menerima laporan resmi terkait adanya penghentian operasional dapur MBG karena persoalan pendanaan.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Jember saat ini masih melakukan supervisi terhadap seluruh dapur SPPG yang beroperasi di wilayah tersebut untuk memastikan layanan berjalan sesuai ketentuan.

Dari hasil pemantauan sementara, tidak ditemukan adanya penutupan permanen SPPG sebagaimana informasi yang beredar di masyarakat.

Baca juga: Update Kasus 22 Anak di Kaliwates Jember Keracunan MBG, Ayam Suwir Kandung Bakteri Jadi Penyebab 

Satgas Belum Terima Laporan Resmi

Indra mengatakan informasi mengenai penghentian operasional salah satu dapur MBG baru diketahui dari media sosial dan belum tercatat dalam laporan resmi.

"Namun secara resmi kami belum mendapatkan laporan dari KPPG (Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi). Karena yang punya data resmi dia," ujar Indra saat dikonfirmasi, Jumat (5/6/2026).

Ia menegaskan, tidak ada dapur SPPG yang ditutup karena persoalan yang terjadi di BGN dalam beberapa waktu terakhir.

Dua SPPG Hanya Dihentikan Sementara
Saat ini, Pemkab Jember tengah melakukan supervisi terhadap 209 unit SPPG yang tersebar di berbagai wilayah.

Menurut Indra, memang terdapat dua SPPG yang direkomendasikan untuk menghentikan operasional sementara. Namun penghentian itu tidak berkaitan dengan persoalan pencairan dana.

"Tidak ada yang tutup, memang ada yang kami rekomendasikan suspend (tidak beroperasi sementara) namun karena kasus keracunan kemarin, dan kebakaran," tegas Indra.

Dua dapur yang direkomendasikan berhenti sementara yakni SPPG Kaliwates 3 dan SPPG Sumbersari 2.

SPPG Kaliwates 3 masih menjalani sanksi dari BGN setelah terjadi kasus keracunan yang sempat menjadi perhatian beberapa waktu lalu.

Baca juga: Suasana di Jember Mendadak Mencekam saat Malam Hari, Rumah di Jombang Terbakar, Lansia Tewas

Supervisi 209 SPPG Hampir Rampung

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved