Warga Keluhkan Pelayanan RSUD Jombang, Begini Klarifikasi Rumah Sakit
Kritik terhadap pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jombang mencuat. Seorang warga berinisial AL menyampaikan keluhannya
Penulis: Anggit Puji Widodo | Editor: Ndaru Wijayanto
Poin penting:
- Seorang warga mengeluhkan penanganan di RSUD Jombang terhadap adiknya yang mengalami patah tulang, dan mempertanyakan status KIS yang disebut tidak berlaku.
- Pihak RSUD Jombang menegaskan bahwa pasien telah mendapat penanganan awal di UGD sejak malam, termasuk infus, rontgen, dan pemeriksaan oleh dokter spesialis tulang.
- Operasi belum dilakukan karena masih menunggu hasil pemeriksaan lengkap sebagai prosedur medis standar.
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Anggit Pujie Widodo
TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Kritik terhadap pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jombang mencuat. Seorang warga berinisial AL menyampaikan keluhannya melalui sebuah grup WhatsApp pada Senin (22/9/2025) pagi.
AL menuturkan, adiknya berinisial MRS yang mengalami patah tulang akibat kecelakaan belum juga mendapatkan tindakan operasi meski telah dibawa ke RSUD Jombang sejak malam sebelumnya.
“RSUD Jombang terkenal lambat tangani pasien kecelakaan. Adik saya MRS mulai semalam patah tulang, sampai pagi ini belum dapat jadwal operasi,” tulisnya, dari keterangan yang menyebar di Grup WhatsApp.
Ia juga mempertanyakan status Kartu Indonesia Sehat (KIS) milik saudaranya yang disebut tidak lagi berlaku oleh pihak rumah sakit. “Kok bisa KIS mati,” ujarnya melanjutkan keluhan.
Menanggapi keluhan itu, Kepala RSUD Jombang Pudji Umbaran saat dikonfirmasi mempersilahkan untuk bisa langsung ke dr Fery sebagai Humas RSUD Jombang.
Baca juga: Pasien di RSUD Jombang Keluhkan Sound Musik Keras Senam Pegawai Pemkab, Mengganggu
Upaya konfirmasi pun dilakukan, melalui pihak manajemen RSUD Jombang pun angkat bicara. Melalui Kepala Sub Bagian Humas, dr. Fery Dewanto, pihak RSUD Jombang menegaskan pasien telah mendapat penanganan medis sejak pertama kali masuk Unit Gawat Darurat (UGD).
“Pasien masuk UGD sekitar pukul 21.00 WIB, kemudian dua jam setelahnya sudah ditempatkan di ruang perawatan. Saat itu juga langsung dipasang infus, dilakukan foto ronsen, dan ditangani dokter spesialis tulang,” ungkapnya saat dikonfirmasi terpisah pada Senin (22/9/2025).
Menurut Fery, tindakan operasi memang belum bisa dilakukan saat itu juga karena harus melalui serangkaian pemeriksaan terlebih dahulu.
“Rencananya operasi akan dilakukan besok, setelah hasil pemeriksaan lengkap. Kami pastikan pasien tetap dalam pengawasan tim medis,” pungkasnya.
Baca juga: Aksi Pencurian di RSUD Jombang, Pelaku Terekam CCTV Ambil Tas Milik Keluarga Pasien saat Tertidur
| Wayang Kulit Semalam Suntuk Meriahkan 100 Tahun Gontor, Ribuan Santri Bertahan hingga Fajar |
|
|---|
| Cuma Cuci Luka di Rumah, Ibu Meninggal Sebulan setelah Digigit Kucing saat Jemur Baju |
|
|---|
| Balasan Ruben Onsu usai Klarifikasi Sarwendah soal Nafkah Rp200 Juta, Soroti Harga Diri |
|
|---|
| Cara Mudah Mengunduh Sertifikat Haji 2026 Melalui Kartu Nusuk |
|
|---|
| Tahapan Seleksi PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026, Pelamar Wajib Siap Tinggal di Asrama |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Tampak-depan-halaman-Rumah-Sakit-Umum-Daerah-RSUD-Kabupaten-Jombang.jpg)