Tersangka Pembunuhan Jasad Pria di Sungai Megaluh Ditangkap, Cemburu Buta Pacar Didekati

Polres Jombang akhirnya mengungkap pelaku kasus penemuan jenazah pria di aliran sungai wilayah Kecamatan Megaluh.

Tayang:
Penulis: Anggit Puji Widodo | Editor: Alga W
Tribun Jatim Network/Anggit Puji Widodo
MAYAT SUNGAI MEGALUH - Dua tersangka saat digelandang ke Kantor Satreskrim Polres Jombang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, pada Selasa (21/4/2026). Mereka sempat ajak korban keluar dan minum-minuman keras sebelum dihabisi. 

Ringkasan Berita:
  • Pelaku kasus penemuan jenazah pria di aliran sungai wilayah Kecamatan Megaluh terungkap.
  • Motif cemburu jadi alasan utama.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Anggit Pujie Widodo

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Polres Jombang akhirnya mengungkap kasus penemuan jenazah pria di aliran sungai wilayah Kecamatan Megaluh.

Motif cemburu jadi alasan utama.

Baca juga: Tanggapi Dinamika Yayasan Panca Wahana Bangil & Aktivitas UNUBA, PCNU Bangil Tetapkan 5 Poin

Dalam konferensi pers yang digelar di lobi Satreskrim Polres Jombang, Selasa (21/4/2026), polisi memastikan, jenazah merupakan korban pembunuhan dengan motif kecemburuan.

Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander, menjelaskan bahwa jenazah ditemukan di Dusun Paras, Desa Turipinggir, Kecamatan Megaluh.

Identitas korban yang sebelumnya tidak diketahui, sudah terungkap.

Yakni Anang Sularso (33), warga Dusun Bogem Utara, Desa Bogem, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri.

"Dari hasil autopsi, ditemukan sejumlah luka akibat benda tajam, di antaranya pada leher dan wajah," ucapnya kepada awak media, termasuk TribunJatim.com.

"Penyebab kematian adalah luka pada leher yang memutus pembuluh darah utama," imbuhnya.

Polisi menetapkan satu pelaku utama berinisial Slamet Mahmudi (43), yang juga berasal dari wilayah yang sama dengan korban.

Selain itu, satu orang lainnya berinisial Mohammad Abdul Mutolib (36) turut diamankan karena berperan membantu tersangka membuang barang bukti.

Motif pembunuhan yang dilakukan oleh Slamet kepada Anang adalah karena rasa cemburu.

"Dari hasil penyelidikan, pembunuhan dipicu rasa cemburu. Pelaku tidak terima karena korban diduga mendekati perempuan yang merupakan pasangan pelaku," ujarnya melanjutkan.

Peristiwa pembunuhan sendiri terjadi di wilayah Kabupaten Kediri, tepatnya di Dusun Bangi, Desa Woromarto, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri.

Saat itu, korban dan pelaku diketahui sempat keluar bersama dan mengkonsumsi minuman keras sebelum terjadi pertengkaran yang berujung pada aksi kekerasan.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved