Puncak Arus Libur Nataru di Kediri Diprediksi pada Jumat Malam, Arus Balik Minggu Malam

Petugas pengamanan Operasi Lilin Semeru 2025 di Kabupaten Kediri terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penumpukan kendaraan

Tayang:
Penulis: Isya Anshori | Editor: Ndaru Wijayanto
TribunJatim.com/Isya Anshori
SIAGA - Kanit Turjawali Satlantas Polres Kediri, Ipda Akhlis Fahru Thoni saat menunjukkan CCTV di pos pelayanan Mengkreng Kediri. 

Sementara itu, arus balik diperkirakan terjadi pada Minggu malam. Kendaraan dari arah Nganjuk dan Kediri diprediksi akan kembali memadati jalur menuju Surabaya.

"Untuk kecenderungan kepadatan arus lalu lintas, kami terus melakukan analisis, terutama di kawasan Simpang Tiga Mengkreng, mengingat menjelang dan selama Nataru volume kendaraan biasanya meningkat," jelas Ipda Akhlis.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam memilih rute perjalanan. Pengendara diminta menghindari titik-titik rawan kemacetan dan memanfaatkan jalur alternatif yang telah disiapkan.

"Kami harap para pengendara sudah mengetahui titik-titik rawan kemacetan. Jika memungkinkan, sebaiknya dihindari dengan menggunakan jalur alternatif atau bantuan peta digital. Namun apabila tetap harus melalui jalur utama dan terjadi kepadatan, petugas akan membantu melakukan penguraian arus, termasuk dari arah Jombang," ungkapnya.

Sesuai prediksi, puncak arus libur Nataru menuju Kabupaten Kediri diperkirakan terjadi pada Jumat, 26 Desember 2025, sedangkan arus balik diprediksi berlangsung pada Minggu, 28 Desember 2025.

Dengan pemantauan intensif melalui CCTV dan kesiapsiagaan petugas di lapangan, Satlantas Polres Kediri berharap arus lalu lintas selama Nataru dapat berjalan aman, lancar, dan tertib.

Terpisah, Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Kediri, Mustika Prayitno Adi mengungkapkan destinasi wisata di Kabupaten Kediri yang masih menjadi jujugan favorit pada momen Nataru ini adalah kawasan Gunung Kelud dan area Besuki Kecamatan Mojo di lereng Gunung Wilis. Dua tempat tersebut menawarkan panorama indah alami yang bisa memanjakan mata para pengunjung.

"Di sana menawarkan keindahan alam yang luar biaya ya, kalau yang lain (kawasan wisata-red) memang buatan, jadi perlu sentuhan-sentuhan dan atraksi untuk memikat pengunjung," katanya.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved