Gagalkan Pencurian Baut Rel Kereta, 2 Warga Blitar Dapat Penghargaan dari KAI

Dua warga Blitar, Oky Angga Syaputra dan rekannya Gupuh Wiyono, menerima penghargaan dari PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun

Tayang:
Tribun Jatim Network/KAI Daop 7
PENGHARGAAN - Pria asal Blitar, Oky Angga Syaputra bersama rekannya, Gupuh Wiyono saat menerima penghargaan dari PT KAI Daop 7 Madiun, Senin (26/1/2026). Mereka mendapatkan penghargaan karena berhasil menggagalkan upaya pencurian baut rel. 

 

Ringkasan Berita:
  • Dua warga Blitar mendapat penghargaan dari KAI Daop 7 Madiun karena berhasil menggagalkan pencurian baut penambat bantalan rel.
  • Aksi mereka terjadi di petak jalan antara Stasiun Blitar–Stasiun Rejotangan pada 7 Januari 2026, mencegah potensi gangguan operasional kereta.
  • Pelaku pencurian akhirnya diserahkan ke Polsek Sanankulon; total 108 baut hilang dari lima lokasi berbeda.

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Luthfi Husnika 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Dua warga Blitar, Oky Angga Syaputra dan rekannya Gupuh Wiyono, menerima penghargaan dari PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun atas keberhasilannya menggagalkan pencurian baut penambat bantalan rel.

Penghargaan berupa piagam dan uang pembinaan itu diserahkan langsung oleh Vice President KAI Daop 7 Madiun, Ali Afandi, sebagai bentuk apresiasi atas kepedulian dan keberanian mereka dalam menjaga aset negara serta keselamatan perjalanan kereta api.

Aksi keduanya terjadi pada Rabu (7/1/2026) sekitar pukul 06.00 WIB di petak jalan antara Stasiun Blitar-Stasiun Rejotangan. 

Mereka berhasil mengamankan seorang terduga pelaku pencurian yang kemudian diserahkan ke Polsek Sanankulon untuk diproses hukum.

Awalnya, petugas menemukan 13 baut penambat yang hilang di lokasi kejadian KM 127+358. 

Baca juga: 108 Baut Rel Kereta di Blitar Hilang Dicuri, KAI Daop 7 Madiun Perbaiki Jalur dan Tingkatkan Patroli

Dari hasil penyidikan, pelaku mengaku telah melakukan pencurian di lima titik berbeda dengan total 108 baut penambat bantalan rel.

“Tindakan cepat dan kepedulian warga sangat berarti karena tidak hanya menyelamatkan aset negara, tetapi juga mencegah potensi gangguan operasional dan menjaga keselamatan perjalanan kereta api,” terang Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, Senin (26/1/2026).

Lebih lanjut, Tohari menegaskan pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk ikut berperan aktif menjaga keamanan jalur rel. 

"Kami mengimbau masyarakat segera melaporkan aktivitas mencurigakan di sekitar jalur rel melalui petugas stasiun terdekat," ujarnya.

Baca juga: Pemuda Bangkalan Curi Kabel Jembatan Suramadu 3 Kali, CCTV dan EWS Terganggu, Modus Memancing

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved