ATM Beras di Kota Kediri Kembali Beroperasi, 4.285 Warga Jadi Penerima Manfaat

Pemerintah Kota Kediri memastikan program bantuan pangan melalui ATM Beras kembali bergulir pada Kamis (16/4/2026).

Tayang:
Penulis: Melia Luthfi Husnika | Editor: Samsul Arifin
Istimewa
ATM Beras - Pemerintah Kota Kediri akan kembali mendistribusikan bantuan beras kepada masyarakat melalui ATM Beras pada Kamis (16/4/2026). ATM Beras ini sudah pernah diujicobakan di beberapa titik wilayah Kota Kediri. 

Ringkasan Berita:
  • Program ATM Beras di Kediri kembali berjalan mulai 16 April 2026. 
  • Sebanyak 32 ton beras disiapkan untuk 4.285 penerima. 
  • Distribusi difokuskan untuk warga yang belum mendapat bansos pusat.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Melia Luthfi Husnika

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Pemerintah Kota Kediri memastikan program bantuan pangan melalui ATM Beras kembali bergulir mulai Kamis (16/4/2026), dengan menyiapkan 32 ton beras untuk ribuan penerima manfaat sepanjang tahun ini.

Kepala Dinas Sosial Kota Kediri, Imam Muttaqin, menyampaikan bahwa saat ini pihaknya tengah merampungkan proses pengadaan beras. Total sebanyak 32 ton beras disiapkan untuk kebutuhan penyaluran sepanjang tahun 2026.

"Alhamdulillah saat ini kita sedang proses pengadaan beras. Selain itu, kami juga sudah melakukan monitoring dan evaluasi ke seluruh mesin ATM Beras yang ada di tiap kelurahan," kata Imam, Selasa (14/4/2026).

Ia mengakui sempat ditemukan beberapa kendala teknis pada mesin saat pengecekan beberapa hari lalu.

Baca juga: Kota Kediri Terapkan WFH Setiap Jumat Mulai 17 April: Absen 3 Kali Sehari atau Sanksi Menanti

Sasar Warga yang Belum Tersentuh Bansos

Namun, seluruh permasalahan tersebut kini telah ditangani dan dipastikan tidak akan mengganggu operasional saat program dimulai.

"Memang sempat ada beberapa mesin yang mengalami trouble saat pengecekan hari Jumat lalu. Tapi hari ini kita pastikan semuanya sudah kembali normal dan siap digunakan," tegasnya.

Baca juga: Pastikan Pasokan LPG 3 Kilogram Masih Aman untuk Masyarakat, Polres Kediri Sidak SPBE

Program ATM Beras ini menyasar masyarakat dalam kategori desil 1 hingga 4 yang belum pernah menerima bantuan sosial dari pemerintah pusat, seperti BPNT maupun PKH. Tahun ini, jumlah penerima ditetapkan sebanyak 4.285 orang.

Menurut Imam, program ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam memperluas jangkauan bantuan pangan bagi warga yang belum tersentuh program nasional. Dengan demikian, bantuan bisa lebih merata.

46 Mesin Disiapkan di Kelurahan

"Program ini kita fokuskan untuk warga yang belum mendapatkan bantuan dari pusat, supaya tidak terjadi tumpang tindih dan bantuan bisa lebih tepat sasaran," jelasnya.

Saat ini, Pemerintah Kota Kediri telah menyiapkan 46 unit mesin ATM Beras yang tersebar di kantor kelurahan. Khusus untuk Kelurahan Pocanan, mesin ditempatkan di depan Rumah Dinas Wali Kota untuk memudahkan akses masyarakat.

Meski demikian, belum ada rencana penambahan mesin ATM Beras dalam waktu dekat. Penambahan baru akan dipertimbangkan apabila jumlah penerima bantuan mengalami peningkatan signifikan.

Baca juga: Takziah ke Rumah Duka Siti Rukhoyah, Wali Kota Kediri Kenang Dedikasi Perjuangkan Tenun Ikat

"Untuk saat ini belum ada penambahan mesin. Kecuali nanti kalau jumlah penerima bertambah, tentu akan kita evaluasi kembali," ungkapnya.

Dalam pelaksanaannya, pengambilan beras akan dijadwalkan selama satu pekan guna menghindari antrean. Penerima bantuan juga diberikan kemudahan apabila mengalami kendala, baik teknis maupun nonteknis.

"Kalau ada kendala atau penerima berhalangan hadir, bisa melapor ke kelurahan. Nanti penyalurannya bisa dilakukan secara manual," imbuh Imam.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved