Dampak Rupiah Melemah

Pedagang Daging Sapi di Kediri Cemas Pembeli Makin Berkurang, Waspadai Dampak Pelemahan Rupiah

Pedagang mulai merasakan perubahan pola belanja konsumen yang dinilai tidak seramai tahun-tahun sebelumnya.

Tayang:
Penulis: Melia Luthfi Husnika | Editor: Alga W
Tribun Jatim Network/Melia Luthfi Husnika
HARGA DAGING SAPI - Supartini, warga Mojoroto, Kota Kediri, sekaligus pedagang daging sapi saat ditemui di Pasar Setono Betek, Selasa (9/6/2026). Ia mengatakan harga daging sapi saat ini masih berkisar di Rp120 ribu per kilogram. 

Dalam kondisi ramai, Supartini mampu menjual hingga 600 kilogram daging sapi per hari.

Bahkan, ia mulai berjualan sejak pukul 02.00 WIB dini hari dan baru menutup lapaknya sekitar pukul 17.00 WIB.

"Kalau sedang ramai bisa sampai 600 kilogram sehari. Saya jualan mulai jam dua dini hari sampai jam lima sore," ungkapnya.

Meski demikian, Supartini berharap harga daging sapi bisa turun agar konsumsi masyarakat meningkat.

Ia khawatir isu kenaikan harga sapi hidup akan berdampak pada harga jual daging dalam waktu dekat.

"Harapan saya, harga daging turun supaya pembeli rumah tangga semakin banyak. Tapi sekarang malah ada isu harga akan naik," katanya.

Ia juga menilai kondisi ekonomi belakangan ini turut memengaruhi daya beli masyarakat.

Menurutnya, konsumen menjadi lebih selektif dalam berbelanja kebutuhan pangan.

"Kalau melihat kondisi sekarang, daya beli masyarakat memang terasa menurun. Mungkin karena ekonomi sedang lesu sehingga orang lebih berhitung saat belanja," ujarnya.

Pelemahan rupiah

Terkait pelemahan nilai tukar rupiah, Supartini mengaku belum merasakan dampak langsung terhadap usahanya.

Namun, ia tetap mewaspadai kemungkinan kenaikan harga sapi yang pada akhirnya akan memengaruhi harga daging di tingkat pedagang.

"Kalau soal rupiah yang merosot, kami penjual daging sapi belum terdampak langsung. Tapi kalau nanti harga sapi naik, otomatis harga daging juga bisa naik."

"Semoga kondisi segera normal dan tidak berdampak ke kami," harapnya.

Sementara itu, seorang pembeli yang rutin membeli daging sapi untuk kebutuhan katering rumah sakit, Anis, berharap harga tetap stabil agar pengeluaran tidak semakin membengkak. 

"Kalau harga daging naik tentu biaya yang kami keluarkan juga bertambah. Kami berharap harga tetap stabil karena kebutuhan daging untuk konsumsi sehari-hari dan suplai makanan di rumah sakit cukup besar," ujarnya.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved