Ketua PCNU Situbondo Mendukung Keputusan Presiden Jokowi

(PCNU) Situbondo,KH. Moh. Zaini Sonhaji, menyatakan dukungannya terhadap keputusan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo,

Penulis: Izi Hartono | Editor: Yoni Iskandar
KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO dan BIRO PERS SETPRES / KRISHADIYANT
Kolase foto Komjen Listyo Sigit Prabowo dan Presiden Jokowi. 

TRIBUNJATIM.COM, SITUBONDO - Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Situbondo,KH. Moh. Zaini Sonhaji, menyatakan dukungannya terhadap keputusan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, terkait penunjukan Kabareskrim Komjen Polisi, Listyo Sigit Prabowo sebagai calon Kapolri untuk menggantikan, Jendral Polisi, Idham Aziz.

“Kami menerima dan menghormati penunjukan Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo oleh Presiden Joko Widowo sebagai calon Kapolri,” ujar KH. Moh. Zaini Sonhaji, Ketua PCNU Situbondo.

Sebagai warga negara yang baik, kata KH. Moh. Zaini Sonhaji, pihaknya menghormati siapapun yang ditunjuk menjadi pemimpin di negara Indonesia.

Menurutnya, Indonesia adalah negara yang berazaskan Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika, sehingga setiap anak bangsa berhak mendapat kepercayaan sebagai pemimpin.

“ Jangan pandang sosok pemimpin dari agama atau sukunya, melainkan dari rekam jejak kinerja dan profesionalitasnya ” ucapnya kepada TribunJatim.com.

Baca juga: Warga Kediri Jadi Korban Aksi Koboi Oknum Polisi Surabaya Akan Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Baca juga: BREAKING NEWS - Napi Korupsi di Malang Meninggal Dunia di Lapas Lowokwaru

Baca juga: Gempa Majene Disebut BMKG Pengulangan, Lihat Catatan Sejarahnya, Pernah Diterjang Tsunami 2 Kali

Terkait pandangannya terhadap Komjen Pol. Listyo Sigit Prabowo, Drs. KH. Moh. Zaini Sonhaji mengatakan, calon Kapolri ini dinilai memiliki riwayat karir dan karakter yang baik, serta memiliki hubungan harmonis dengan sejumlah tokoh Islam di Indonesia

Ketua PCNU Situbondo berharap agar Kapolri yang baru dapat menegakkan hukum secara adil dan bijak, serta memberantas kaum penyebar radikalisme dan terorisme yang selama ini banyak menimbulkan stigma negatif terhadap umat Islam.

“Mudah-mudahan dapat bersinergi dengan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama untuk mewujudkan Indonesia yang aman, damai dan persatuan bangsa sesuai semboyan Bhineka Tunggal Ika,” pungkasnya. (Izi/TribunJatim.com)

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved