Ramadan di Madiun, Pegadaian Melayani Sepenuh Hati lewat Takjil dan Bingkisan Purnakarya

Sebagai bentuk nyata Pegadaian melayani sepenuh hati, kegiatan ini tidak hanya mencakup pembagian paket takjil dan sahur

Editor: Samsul Arifin
Tribun Jatim Network/Ahmad Zaimul Haq
MELAYANI SEPENUH HATI - Program nasional Pegadaian Peduli dilaksanakan oleh PT Pegadaian Area Madiun dengan berbagai kegiatan menarik. Pegadaian melayani sepenuh hati, kegiatan ini tidak hanya mencakup pembagian paket takjil dan sahur, tetapi juga penyerahan bingkisan yang menjadi pembeda dibanding area lainnya, Senin (16/3/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Pegadaian Area Madiun membagikan 2.600 paket takjil dan sahur, serta ratusan bingkisan untuk purnakarya, ponpes, dan mitra Bank Sampah.
  • Kegiatan ini bagian dari program ESG Pegadaian untuk pembangunan berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat.
  • Layanan Pegadaian digital dan agen tersebar luas untuk memastikan masyarakat dapat mengakses produk keuangan kapan saja, termasuk tabungan emas dan Kredit Usaha Rakyat (KUR).

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN – Program nasional Pegadaian Peduli dilaksanakan oleh PT Pegadaian Area Madiun dengan berbagai kegiatan menarik.

Sebagai bentuk nyata Pegadaian melayani sepenuh hati, kegiatan ini tidak hanya mencakup pembagian paket takjil dan sahur, tetapi juga penyerahan bingkisan yang menjadi pembeda dibanding area lainnya.

"Penyerahan bingkisan Ramadan dan Lebaran kami gelar untuk beberapa pihak. Di antaranya para purnakarya atau pensiunan dari Pegadaian yang kurang mampu, kemudian 10 mitra Bank Sampah kami di area Madiun dan di salah satu pondok pesantren (ponpes) yang ada di daerah Magetan," kata Deputi Pegadaian Area Madiun, Sri Sumaryani, saat dihubungi Senin (16/3/2026).

Baca juga: Pegadaian Melayani Sepenuh Hati, Area Probolinggo Perkuat Layanan Jelang Lebaran

Bingkisan untuk Purnakarya dan Mitra Bank Sampah

Hal ini merupakan bagian dari program Environment, Social, and Governance (ESG) Pegadaian, yaitu standar atau pedoman yang digunakan perusahaan dalam menjalankan pembangunan berkelanjutan atau sustainable development.

"Pegadaian tidak hanya hadir sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat yang terus menebarkan manfaat," tambah Sri Sumaryani.

Kegiatan ini juga melibatkan karyawan sebagai relawan yang aktif berpartisipasi mulai dari proses persiapan hingga pendistribusian paket.

Layanan Digital dan Agen Terluas

Tercatat ada sekitar 2.600 paket takjil dan makanan sahur yang dibagikan di area ini, ditambah ratusan paket bingkisan untuk mitra Bank Sampah, purnakarya, dan ponpes.

Di sela-sela kegiatan tersebut, Pegadaian juga mengenalkan produk dan layanannya kepada masyarakat. Antusiasme warga pun terlihat nyata, terutama saat mendapat informasi soal tabungan emas.

Baca juga: Pegadaian Selalu Hadir Temani Ramadan hingga Mudik Lebaran, Dul Trisno: Pulang Kampung dengan Aman

"Dalam kegiatan ini, di sela-sela kami juga mengenalkan tentang Pegadaian. Bahkan saat kami hadir di salah satu daerah untuk menyerahkan bingkisan ke mitra Bank Sampah, masyarakat yang hadir tampak antusias untuk mendapatkan informasi tentang tabungan emas," jelas Sri Sumaryani.

Komitmen Pegadaian selalu hadir juga tercermin dari aksesibilitas layanan digitalnya. Pihaknya terus mengenalkan aplikasi Tring! kepada masyarakat, termasuk di kawasan ibu kota kecamatan di area Madiun yang mencatat peningkatan pengguna secara konsisten.

"Sedangkan untuk yang belum atau tidak punya smartphone, karena memang nasabah Pegadaian itu dari berbagai kalangan, bisa ke kantor pelayanan cabang maupun unit. Kalau pas libur Lebaran besok, kami juga ada agen Pegadaian yang bisa melayani nasabah kami," ungkap Sri Sumaryani.

Dukungan Ekonomi Masyarakat

Hal ini menegaskan bahwa layanan Pegadaian sudah bisa diakses di mana saja dan kapan saja. Untuk agen Pegadaian di Area Madiun yang membawahi 14 cabang di kabupaten dan kota serta satu kecamatan, sudah ada lebih dari 1.000 agen yang tersebar mulai dari Kabupaten Tuban, Bojonegoro, Nganjuk, Madiun, Ngawi, Magetan, Ponorogo, Pacitan, Tulungagung, Trenggalek, Kediri, hingga Blitar.

Sri Sumaryani juga menjabarkan bahwa layanan Pegadaian saat ini tidak hanya gadai, tetapi juga mencakup tabungan emas, kredit usaha, dan lain sebagainya. Untuk Kredit Usaha Rakyat (KUR), pertumbuhan tercatat signifikan.

"Bila hingga akhir tahun 2025 lalu Outstanding Loan (OSL) mencapai Rp 55 miliar, di tiga bulan pertama tahun 2026 ini sudah naik mencapai Rp 65 miliar," jabarnya.

Dengan peningkatan ini, indikator ekonomi masyarakat dinilai sedang bergerak untuk bertumbuh bersama. Termasuk untuk layanan gadai yang juga mengalami peningkatan sejak awal Ramadan.

Inilah bukti bahwa Pegadaian selalu hadir menemani setiap momen kehidupan masyarakat, dari Ramadan hingga setelah Lebaran.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved