Pemkab Madiun Gelar Pasar Murah di Kare, Warga Antre Serbu Sembako Bersubsidi
Masyarakat Desa Cermo, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun menyerbu Pasar Murah di kantor desa setempat, Kamis (21/5/2026).
Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Ndaru Wijayanto
Ringkasan Berita:
- Pemkab Madiun menggelar pasar murah di Desa Cermo, Kecamatan Kare, untuk membantu masyarakat mendapatkan sembako dengan harga bersubsidi.
- Warga antusias menyerbu pasar murah sejak pagi karena harga kebutuhan pokok lebih murah dibandingkan harga pasar.
- Komoditas yang disediakan meliputi beras, minyak goreng, gula, telur, bawang putih, dan cabai
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti
TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Masyarakat Desa Cermo, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun menyerbu Pasar Murah di kantor desa setempat, Kamis (21/5/2026).
Pasar murah tersebut merupakan program reguler Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro (Disperdagkop-UM) Kabupaten Madiun untuk menstabilkan harga pangan, menekan inflasi serta menyediakan sembako murah bagi masyarakat setempat.
Sejak pagi, warga tampak memadati lokasi untuk mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar. Antusiasme warga terlihat dari antrean panjang yang sudah mengular sebelum kegiatan dimulai.
Kepala Bidang Perdagangan Disperdagkop-UM Kabupaten Madiun, Budi Santoso mengatakan, pasar murah kali ini merupakan kegiatan rutin yang digelar pemerintah daerah hanya saja bertepatan menjelang momen Hari Raya Idul Adha 2026.
"Ini kegiatan reguler dari kami. Selain itu memang ada juga kegiatan untuk mendukung program BAHANA BERSAJA (program pelayanan publik Kabupaten Madiun) dan Hari Besar Keagamaan Nasional. Tetapi yang sekarang ini sifatnya reguler," ujar Budi, Kamis (21/5/2026).
Baca juga: Sidang Putusan Kasus Narkoba Oknum Polisi di Madiun Ditunda, Hakim Sebut Perkara Kompleks
Dalam pasar murah tersebut, Disperdagkop-UM menyediakan sejumlah komoditas kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, telur, bawang putih hingga cabai.
Adapun jumlah komoditas yang disediakan meliputi beras sebanyak 1,5 ton, minyak goreng 900 liter, gula 900 kilogram, telur 300 kilogram, bawang putih 150 kilogram dan cabai 10 kilogram.
Masyarakat cukup membawa KTP untuk mendapatkan paket sembako bersubsidi. Dalam satu paket, warga memperoleh 5 kilogram beras seharga Rp59.500, minyak goreng 2 liter Rp18.000, gula 2 kilogram Rp14.500, telur 1 kilogram Rp21.500, bawang putih setengah kilogram Rp10.000 dan cabai 1 ons Rp4.500.
Baca juga: Ibu-ibu Hemat Rp16.000 Beli di Pasar Murah Bangkalan, Misbah Borong Minyak Goreng sampai Telur
Menurut Budi, harga komoditas tersebut telah disubsidi pemerintah dengan selisih sekitar Rp3 ribu hingga Rp5 ribu dari harga pasar.
"Kami berkewajiban membantu meringankan beban masyarakat, terutama saat harga bahan pokok mengalami kenaikan. Karena itu kami hadir untuk membantu masyarakat di pedesaan agar tetap bisa memenuhi kebutuhan pokok," katanya.
Ia menambahkan, komoditas yang paling banyak diminati masyarakat dalam pasar murah kali ini adalah minyak goreng dan gula pasir.
Kedua bahan pokok tersebut dinilai menjadi kebutuhan utama warga sehari-hari.
"Kelihatannya yang paling banyak dibutuhkan masyarakat itu minyak dan gula, sehingga kami menyediakan lebih banyak untuk komoditas tersebut," imbuhnya.
| Sidang Putusan Kasus Narkoba Oknum Polisi di Madiun Ditunda, Hakim Sebut Perkara Kompleks |
|
|---|
| Tekan Pengangguran Madiun, Bupati Hari Wur Buka Job Fair dengan 15 Ribu Loker |
|
|---|
| Buronan Pembunuhan Pemilik Warung di Saradan Madiun Ditangkap, Keliling Bawa Sajam dan 39 Kunci |
|
|---|
| Optimistis Produksi Padi Jatim Naik 5 Persen, Khofifah Lirik Peluang Ekspor Beras ke Mancanegara |
|
|---|
| Dorong Percepatan Tanam di Madiun, Khofifah Targetkan Jatim Jadi Penopang Kedaulatan Pangan Nasional |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Pasar-Murah-di-Kantor-Desa-Cermo-Kecamatan-Kare-Kabupaten-Madiun.jpg)