RS BHC Run 2026

Sosok Mila Karmila, Juara Utama 8K Putri BHC Run 2026, Punya Mimpi Berternak Sapi

Senyum tak lepas dari wajah Mila Karmila saat turun dari panggung utama RS BHC Run 2026. Pelakat juara pertama masih erat di tangannya, sementara

Tayang:
Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Januar
Tribun Jatim Network/Ali Hafidz Syahbana
Kemenangan diraih lewat latihan konsisten. Hadiah juara akan diinvestasikan untuk usaha ternak sapi di kampung halamannya, sejalan dengan cita-citanya menjadi atlet kebanggaan dunia. 

Ringkasan Berita:
  • Pelari asal Probolinggo, Mila Karmila, meraih juara pertama kategori 8K putri RS BHC Run 2026 di Sumenep dengan waktu 30 menit 46 detik dan membawa pulang hadiah utama Rp100 juta.
  • Kemenangan diraih lewat latihan konsisten. Hadiah juara akan diinvestasikan untuk usaha ternak sapi di kampung halamannya, sejalan dengan cita-citanya menjadi atlet kebanggaan dunia.

 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNJATIM.COM, SUMENEP - Senyum tak lepas dari wajah Mila Karmila saat turun dari panggung utama RS BHC Run 2026.

Pelakat juara pertama masih erat di tangannya, sementara keringat di wajahnya belum sepenuhnya kering.

Minggu (8/2/2026) pagi itu menjadi momen yang tak akan mudah dilupakan bagi pelari asal Kota Probolinggo tersebut.

Perempuan kelahiran tahun 2000 itu sukses menjadi juara pertama kategori 8K putri dalam ajang lari tingkat Jawa Timur dan terbesar di Madura yang digelar di Jalan Raya Jokotole Lingkar Barat, Desa Babbalan, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep.

Ia mencatatkan waktu 30 menit 46 detik, mengungguli pelari lain dari berbagai daerah.

Baca juga: Sosok Nafeeza Gadis 10 Tahun Asal Bojonegoro, Bawa Pulang Gelar Juara RS BHC Run 2026 di Sumenep

Sambil mengenakan kaos putih kombinasi hitam, Mila mengaku bahagia bisa membawa pulang gelar juara sekaligus hadiah utama uang tunai Rp 100 juta.

"Alhamdulillah, bangga sekali. Saya juara utama putri kategori 8K BHC Run 2026," ujar Mila saat ditemui di belakang panggung oleh TribunMadura.com.

Bagi Mila, Sumenep bukan sekadar lokasi lomba. Ia menyebut lintasan yang steril dan atmosfer lomba yang tertata rapi menjadi pengalaman tersendiri.

Tantangan jalur justru membuatnya semakin menikmati setiap kilometer yang dilalui.

"Event-nya luar biasa. Menurut saya ini hadiah paling besar di Jawa Timur dibanding event lainnya. Harapannya bisa digelar setiap tahun," tuturnya.

Kemenangan tersebut bukan hasil yang datang tiba-tiba. Mila mengaku telah mempersiapkan diri sejak lama dengan latihan rutin dan fokus menjaga performa. Ia menekankan konsistensi sebagai kunci utama keberhasilannya.

"Saya latihan terus dengan maksimal, fokus saja pada latihan," katanya.

Namun, ada hal menarik di balik kemenangan itu. Hadiah yang diterimanya tidak sepenuhnya akan digunakan untuk kebutuhan pribadi.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved