RS BHC Run 2026

Mandala Surya Atletik Berjaya di RS BHC RUN 2026, Berhasil Raih Dua Medali Emas dan Satu Perak

Mandala Surya Atletik, klub pembinaan atlet yang fokus mengembangkan potensi di berbagai nomor atletik, berjaya dalam ajang RS BHC RUN 2026.

Tayang:
Penulis: Khairul Amin | Editor: Januar
Tribun Jatim Network/Khairul Amin
Empat atlet binaan Mandala Surya Atletik, Tumpang Kabupaten Malang: Dewi Aryanti Putri Wijaya (dua dari kiri), Risky Fahmi Ardiansyah (tengah), dan Farel Saif Syabana (dua dari kanan) setelah melakukan race. Tiga atlet tersebut berhasil mendapatkan medali ajang RS BHC RUN 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Mandala Surya Atletik meraih 2 emas dan 1 perak dari ajang RS BHC RUN 2026 di Sumenep, lewat Dewi Aryanti (emas 5K putri), Risky Fahmi (emas 5K putra), dan Farel Saif Syabana (perak).
  • Pelatih Sultan menerapkan latihan jog straight, jarak latihan lebih pendek dari lomba, serta fokus pada peningkatan kecepatan bertahap dan mental bertanding, yang terbukti sesuai target.

 


 
Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Khairul Amin

TRIBUNJATIM.COM, SUMENEP - Mandala Surya Atletik, klub pembinaan atlet yang fokus mengembangkan potensi di berbagai nomor atletik, berjaya dalam ajang RS BHC RUN 2026.

Klub yang bermarkas di Tumpang Kabupaten Malang itu memborong dua medali emas dan satu perak dalam ajang yang berlangsung di Rumah Sakit Baghraf Health Care (BHC) Sumenep, Minggu (8/2/2026).

Menariknya, tiga medali itu didapat dari total empat atlet lari yang diboyong untuk mengikuti RS BHC RUN 2026. Artinya, hanya satu atlet yang tidak mendapatkan medali.

Medali emas didapat Kategori 5K Umum Putri lewat pelari andalannya, Dewi Aryanti Putri Wijaya, dengan catatan waktu 19,09 menit.

Baca juga: Sosok Mila Karmila, Juara Utama 8K Putri BHC Run 2026, Punya Mimpi Berternak Sapi

Medali emas lain dipersembahkan Risky Fahmi Ardiansyah untuk Kategori 5K Umum Putra dengan catatan waktu 16,14 menit.

Satu medali perak didapat Farel Saif Syabana dengan catatan waktu 17,17 menit.

"Memang ini sesuai target. Karena di atas kertas harusnya ya memang bisa juara," kata Sultan, pelatih Mandala Surya Atletik saat ditemui surya.co.id di sela acara.

Selain persiapan yang dilakukan jauh hari, ia menyebut ada pendekatan berbeda pada atlet jelang turun bertanding.

"Persiapan banyak dikasih jog straight aja. Jog straight itu lari jogging, habis itu kenceng lari jogging kenceng, itu aja dibanyakin untuk daya tahan," ucapnya.

Sementara untuk kecepatannya. diberikan program turunan.

Latihan juga diatur, lebih sedikit dari nomor yang dilombakan. Misal turun di nomor 5 kilo meter, latihan cukup 4 kilo meter.

"Jadi kecepatannya atlet ini naik terus, naik terus sampe finish, itu bisa kenceng terus," terang Sultan.

Berbeda dengan menu latihan yang melampaui nomor yang dilombakan, akan berefek lambat saat di perlombaan.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved