Wali Murid Keluhkan Menu MBG di Ganding, Kepala SPPG Akui Jatah Susu Diganti Abon Sapi
Kepala SPPG mengatakan, penggunaan susu rasa sudah tidak direkomendasikan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Alga W
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Ali Hafidz Syahbana
TRIBUNJATIM.COM - Menu makan bergizi gratis (MBG) yang disalurkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Ketawang Larangan, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, menuai keluhan dari wali murid.
Pasalnya, komponen makanan yang diterima siswa disebut tidak menyertakan susu sebagaimana yang diharapkan.
Baca juga: Menu MBG Ramadan Jadi Sorotan, 4 Dapur SPPG di Sumenep Disuspensi BGN selama Sepekan
Salah satu wali murid, Rusdianto (nama samaran) menyebut, menu MBG tersebut dibagikan pada Senin (23/2/2026).
Isi paket terdiri dari satu klip plastik abon sapi, satu bungkus roti, satu buah jeruk, dan satu butir telur ayam.
"Paket itu untuk jatah selama tiga hari," ujarnya, Rabu (25/2/2026).
Ia mempersoalkan porsi dan kelengkapan menu yang dinilai tidak layak untuk konsumsi tiga hari.
"Ini katanya untuk bekal selama tiga hari, harga segitu kan kita dikibuli," tegasnya.
Kepala SPPG Ketawang Larangan, Milinda, membenarkan bahwa menu MBG yang disalurkan tidak menyertakan susu.
Ia mengatakan, penggunaan susu rasa sudah tidak direkomendasikan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
Sementara menurutnya, susu full cream yang dianjurkan sulit diperoleh.
"BGN sebenarnya merekomendasikan susu full cream, tapi sekarang ketersediaannya sangat langka dan harganya dimark-up," jelasnya.
Sebagai pengganti, pihaknya menggunakan abon sapi dalam setiap porsi.
Menurut Milinda, keputusan itu diambil setelah berkonsultasi dengan ahli gizi yang bertugas di dapur SPPG.
"Kami pakai double protein, yaitu telur dengan abon," katanya.
| Puluhan SPPG di Sumenep Ditutup Sementara, Distribusi MBG Terancam Terganggu hingga di Kepulauan |
|
|---|
| Upaya Warga Sumenep Tekan Sampah Plastik, Daging Kurban Dibungkus Pakai Daun Pisang: Lebih Bagus |
|
|---|
| Dinor Kaget Malah Dihajar Jemaah Lain saat Bersalaman Selesai Salat Idul Adha, Langsung Lapor Polisi |
|
|---|
| Langkah Cepat Pemkab Geser Kantor KPU untuk Pengembangan Wisma Atlet Diapresiasi Dewan |
|
|---|
| Pria Terancam 20 Tahun Penjara usai Ambil Kardus di Dermaga Pagerungan Besar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Terungkap-MBG-di-Sukoharjo-ada-kandungan-sianida.jpg)