RSIA Ferina Edukasi Warga Sumenep Soal Infertilitas dan Program Bayi Tabung
umah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Ferina menggelar seminar kesehatan bertajuk "Harapan untuk Memiliki Buah Hati" di Kabupaten Sumenep
Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Ndaru Wijayanto
"Metode ini disebut memiliki tingkat keberhasilan lebih tinggi, dengan rata-rata sekitar 50 persen per percobaan, tergantung usia dan kondisi pasien," paparnya.
Secara historis, bayi pertama hasil program bayi tabung di dunia adalah Louise Brown yang lahir pada 25 Juli 1978. Hingga kini, lebih dari 10 juta anak telah lahir melalui metode tersebut di seluruh dunia.
"Di Indonesia, RSIA Ferina menjadi salah satu pelopor program bayi tabung sejak 1990. Hingga akhir 2025, tim fertilitas rumah sakit tersebut telah menangani 20.110 prosedur dengan tingkat keberhasilan mencapai 43 persen," katanya.
Untuk diketahui, kegiatan edukasi kesehatan di Sumenep yang digelar RSIA Ferina ini menghadirkan dr. Ashon Sa'adi, Sp.OG(K) dan dr. Aucky Hinting, PhD, Sp.And(K) sebagai pembicara.
Sementara dr. Yanuar Prionggo, Sp.OG, M.Ked.Klin bertindak sebagai moderator.
Seminar ini juga menjadi bagian dari roadshow RSIA Ferina yang menyasar daerah dengan potensi pasien cukup tinggi, termasuk Sumenep.
dr. Ashon Sa'adi menambahkan, penyebab infertilitas terbagi rata antara pria dan wanita, masing-masing sekitar 40 persen.
Pada wanita, faktor dominan meliputi masalah pada saluran telur, rahim, dan ovarium.
"Ada lima hal kasus ini, diantaranyabkayal mio, saluran telur dan tumur atau ada kelainan pada sperma. Kami sampaikan agar bagaimana itu tidak terlambat," paparnya.
Dengan demikian, RSIA Ferina menghadirkan teknologi terkini untuk membantu pasangan yang sulit memiliki anak, termasuk fertilisasi in vitro (IVF) atau bayi tabung.
"Apa yang bisa dicegah dan apa yang bisa diketahui dini dan apapun yang bisa kita perbaiki, bahkan yang sampai sulit pun di tingkat infertilitas ini kita ada fasilitas dan teknologi untuk mengantisipasi ini," terangnya.
| Anti Titip-Titipan, Sekolah Rakyat Unesa Surabaya Dukung Rekrutmen Siswa Lewat Jemput Bola |
|
|---|
| Asrama Haji Sukolilo Surabaya Kini Dipasangi 78 CCTV, Antisipasi Jemaah Kabur dan Barang Hilang |
|
|---|
| Dipadu Pengembangan Karakter, Guru Sekolah Rakyat Unesa Tunggu Kurikulum Tahun Ajaran Baru |
|
|---|
| Koper Jemaah Haji Tuban Mulai Dikirim ke Embarkasi Surabaya, Tahun Ini Jumlahnya Meningkat |
|
|---|
| Keren, Bakal Ada Rompi Jukir Berbarcode QRIS di Surabaya, Cegah Munculnya Jukir Liar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/RSIA-Ferina-Surabaya-gelar-seminar-awam-dengan-tema-Harapan-untuk-Memiliki-Buah-Hati.jpg)