Stok Beras di Bulog Sampang Aman untuk 3 hingga 6 Bulan ke Depan

Ketersediaan stok beras di Kabupaten Sampang, Madura disebut masih mencukupi untuk beberapa bulan ke depan, Minggu (17/5/2026).

Tayang:
Penulis: Hanggara Syahputra | Editor: Ndaru Wijayanto
Istimewa
STOK BERAS : Satgas Pangan Polres Sampang melakukan pengecekan stok di Gudang Bulog Sampang. Ketersediaan stok beras di Kabupaten Sampang, Madura disebut masih mencukupi untuk beberapa bulan ke depan, Minggu (17/5/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Bulog Sampang memastikan stok beras di Kabupaten Sampang masih aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat beberapa bulan ke depan.
  • Satgas Pangan Polres Sampang menemukan cadangan beras di gudang mencapai sekitar 200 ton dan akan bertambah 100 ton dalam waktu dekat

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hanggara Pratama

TRIBUNJATIM.COM, SAMPANG - Ketersediaan stok beras di Kabupaten Sampang, Madura disebut masih mencukupi untuk beberapa bulan ke depan, Minggu (17/5/2026).

Hal itu diketahui setelah Satgas Pangan Polres Sampang melakukan pengecekan stok di Gudang Bulog Sampang.

Pengecekan dilakukan untuk memantau kondisi cadangan pangan sekaligus melihat kesiapan pasokan menjelang panen raya kuartal II di wilayah Kabupaten Sampang.

Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo mengatakan, hasil pemantauan menunjukkan stok beras yang tersimpan di Gudang Bulog Sampang saat ini mencapai sekitar 200 ton.

Dalam waktu dekat, jumlah tersebut juga diperkirakan bertambah dengan masuknya pasokan baru sekitar 100 ton.

"Ketersediaan ini diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat untuk 3 sampai 6 bulan ke depan," ujarnya.

Selain memantau stok di gudang, pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan Dinas Pertanian Kabupaten Sampang terkait perkembangan sektor pertanian dan agenda panen raya kuartal II yang dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026.

Panen tersebut diharapkan dapat menambah cadangan beras daerah sekaligus membantu menjaga kestabilan pasokan pangan di Kabupaten Sampang.

"Pemantauan stok pangan dilakukan sebagai upaya mengantisipasi potensi gangguan distribusi maupun fluktuasi harga kebutuhan pokok di tengah masyarakat," pungkasnya

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved