Alasan Warga Malang Pilih Urus Adminduk secara Offline Dibanding Online
Warga Kelurahan Sawojajar Malang lebih memilih mengurus administrasi kependudukan (adminduk) secara offline dibanding online.
Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Dwi Prastika
Poin Penting:
- Warga Malang lebih memilih mengurus adminduk secara offline dibanding online.
- Bagi warga, mengurus langsung ke kelurahan lebih efektif dan tidak ribet.
- Meski dengan cara manual, proses pengurusan dan hasilnya juga diproses secara cepat dan tidak membutuhkan waktu terlalu lama.
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan
TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Meski harus meluangkan waktu untuk datang langsung ke kantor kelurahan, warga di Kelurahan Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Jawa Timur, lebih memilih mengurus administrasi kependudukan (adminduk) secara manual.
Bagi mereka, cara ini lebih efektif dan tidak ribet.
Seorang warga Kelurahan Sawojajar, Moch Rexy Qolbi menuturkan, pengurusan dan perubahan adminduk terakhir dilakukannya pada tahun 2024 lalu.
"Saat itu, banyak yang diurus yaitu pisah Kartu Keluarga (KK), akta lahir dan Kartu Identitas Anak (KIA) karena anak saya baru lahir. Meski bisa lewat online, tapi saya lebih memilih diurus manual dengan datang langsung ke kantor kelurahan," ujarnya kepada TribunJatim.com, Minggu (26/10/2025).
Dirinya menjelaskan, ada petugas dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Malang yang selalu siaga di kantor kelurahan.
Selanjutnya, berkas-berkas tersebut diserahkan kepada petugas untuk dilakukan pengurusan lebih lanjut.
"Tidak seperti sebelum-sebelumnya, harus wira-wiri dari kantor kelurahan lalu ke kecamatan dan kantor Disdukcapil lalu kembali lagi ke kelurahan. Sekarang, di kelurahan sudah ada petugasnya dan langsung diselesaikan di situ, apabila ada kesalahan atau revisi maka petugas langsung memberi tahu," bebernya.
Dirinya mengaku lebih memilih pengurusan lewat cara manual daripada online.
Pasalnya, lebih mudah dipahami dan proses pengurusan juga cepat.
Baca juga: Kantor Dispendukcapil Jember Diperbaiki, Layanan Adminduk Dialihkan
"Kalau mengurus lewat online, ujung-ujungnya pasti akan bertanya saat kebingungan menginput berkas atau data. Makanya, lebih enak diurus secara manual, yang terpenting berkas dan persyaratan sudah dilengkapi," bebernya.
Sementara itu, Deny Rahmawan yang merupakan warga Kelurahan Sawojajar juga mengungkapkan hal yang sama.
"Saya lebih memilih mengurus adminduk dengan langsung datang ke kantor kelurahan. Intinya, semua persyaratan harus dilengkapi dan mau meluangkan waktunya," ujarnya.
Meski dengan cara manual, proses pengurusan dan hasilnya juga diproses secara cepat dan tidak membutuhkan waktu terlalu lama.
"Saat itu, saya mengurus perubahan KTP dan perubahan KK karena sudah menikah. Paling yang lama hanya menunggu hasilnya, karena berkasnya harus disetujui oleh Kementerian Kependudukan. Meski begitu selama-lamanya, paling lama seminggu berkas saya sudah jadi semua," pungkasnya.
Malang
Adminduk
Kelurahan Sawojajar
Kecamatan Kedungkandang
TribunJatim.com
berita Kota Malang terkini
Tribun Jatim
berita Jatim terkini
| Tumbangkan SMK Wahid Hasyim 4-1, SMK PGRI 1 Gresik Tampil Perkasa di TPAAF 2026 |
|
|---|
| Gebrakan Go to School, PBPI Kota Madiun Siap Hapus Stigma Padel Sebagai Olahraga Mahal |
|
|---|
| Diduga Beraksi 20 Tahun Silam, Oknum Kiai Ponpes Malang Diciduk ke Polisi Terkait Pelecehan Santri |
|
|---|
| Kapolres Cup Bondowoso 2026, Ajang Berburu Bibit Petinju Amatir Sekaligus Dongkrak Ekonomi UMKM |
|
|---|
| Buntut Kasus Pelecehan Atlet di Bawah Umur, Perbakin Surabaya Resmi Bekukan Les Menembak Lasapa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Warga-mengurus-adminduk-yang-digelar-Dispendukcapil-Kota-Malang-ilustrasi-ikd.jpg)