Ramp Check di Terminal Arjosari Malang. Petugas Temukan Kaca Depan Bus Retak Hingga Ban Vulkanisir

Menjelang masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, Terminal Arjosari Malang menggelar pengujian kelaikan jalan (ramp check)

Tayang:
Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Ndaru Wijayanto
TribunJatim.com/Kukuh Kurniawan
RAMP CHECK - Petugas Terminal Arjosari saat melakukan ramp check armada bus baik bus AKAP maupun AKDP, Senin (15/12/2025). Dalam ramp check tersebut, petugas menemukan satu bus AKDP belum sepenuhnya layak jalan sehingga diberikan tindakan peringatan. 

 

Ringkasan Berita:
  • Terminal Arjosari Malang menggelar ramp check seluruh bus AKAP dan AKDP untuk memastikan keselamatan jelang libur Nataru 2025/2026.
  • Ditemukan satu bus AKDP belum layak jalan, dengan kaca retak, sabuk pengaman rusak, APAR kedaluwarsa, serta surat jalan yang habis masa berlaku.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Menjelang masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, Terminal Arjosari Malang menggelar pengujian kelaikan jalan (ramp check), Senin (15/12/2025). 

Seluruh bus baik yang melayani rute Antar Kota Antar Provinsi (AKP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) diperiksa untuk memastikan keselamatan penumpang.

Kepala Terminal Arjosari, Mega Perwira Donowati mengatakan dalam ramp check tersebut, ditemukan satu bus AKDP yang dinilai belum sepenuhnya layak jalan.

Temuan yang didapat meliputi retak pada kaca depan bus, sabuk pengaman yang tidak utuh, serta alat pemadam api ringan (APAR) yang telah kadaluarsa.

"Meski bukan masuk kategori pelanggaran berat, tetapi kami sudah memberikan peringatan keras kepada kru dan pengemudi termasuk pihak Perusahaan Otobus (PO). Karena ini merupakan masalah keselamatan, sehingga harus segera ditindaklanjuti," ujarnya kepada TribunJatim.com.

Selain itu, pemeriksaan administrasi juga dilakukan untuk memastikan bahwa armada bus secara legal beroperasi. Petugas pun mendapati satu bus AKDP dengan unit yang sama ternyata masa berlaku surat jalannya telah habis selama tiga hari.

Baca juga: Pemkot Kediri Gelar Ramp Check di Terminal Tamanan Kediri, 21 Sopir-Kru Diperiksa, 1 Bus Ditindak

Saat ditanya oleh petugas, kru bus mengaku dokumen terbaru telah diperpanjang namun tidak dibawa. Oleh karenanya, petugas akan memverifikasi langsung ke PO guna memastikan kebenarannya.

Dalam ramp check tersebut, petugas juga memeriksa kondisi ban dan didapati beberapa ban dalam kondisi vulkanisir. Meski kondisinya baik, petugas tetap mengingatkan agar penggunaan ban sesuai standar keselamatan.

"Sering kami mendapati alasan karena keterbatasan biaya, padahal ini tidak dibenarkan. Karena keselamatan penumpang merupakan prioritas utama," jelasnya.

Perempuan yang akrab disapa Mega ini menyampaikan, bahwa kegiatan ramp check dilakukan setiap hari. Tidak hanya saat Nataru, melainkan juga momen hari biasa.

Dari rata-rata 40 bus per hari, maka saat momen Nataru ini jumlah kendaraan yang diperiksa meningkat jadi 60 bus.

"Khusus bus AKDP, ramp check dilakukan setiap dua hari sekali. Sedangkan bus AKAP diperiksa setiap tiga hari sekali menyesuaikan rute perjalanannya," tambahnya.

Apabila dalam ramp check lanjutan bus yang melanggar belum melakukan perbaikan dalam batas waktu 2 x 24 jam, maka petugas akan melakukan penindakan tilang.

"Kami telah siap menghadapi arus penumpang di masa libur Nataru 2025/2026. Kami juga telah memiliki aplikasi Terminal Online System (TOS) dari Ditjen Hubdat Kementerian Perhubungan untuk memantau jumlah penumpang serta keberangkatan dan kedatangan bus di terminal," tandasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved