Hanya 23 di Indonesia, Kini Unisma Malang Buka Prodi Sains Lingkungan

Unisma resmi membuka program studi (prodi) baru Sains Lingkungan di bawah Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA).

Penulis: Rifki Edgar | Editor: Ndaru Wijayanto
Tribun Jatim Network/Rifki Edgar
Rektor Universitas Islam Malang, Prof. Drs. Junaidi M.Pd., Ph.D (dua dari kanan) bersama jajaran wakil rektor dan sejumlah dosen saat berfoto bersama usai menyampaikan, kalau pada tahun akademik 2026/2027 Unisma telah membuka program studi (prodi) baru Sains Lingkungan di bawah Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA). 

 

Ringkasan Berita:
  • Universitas Islam Malang membuka Prodi Sains Lingkungan di bawah FMIPA mulai tahun akademik 2026/2027.
  • Izin operasional diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui SK Nomor 185.
  • Pembukaan prodi didorong tingginya kebutuhan lulusan bidang lingkungan, sementara di Indonesia baru sekitar 23 prodi serupa.

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Rifky Edgar

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Universitas Islam Malang (Unisma) resmi membuka program studi (prodi) baru Sains Lingkungan di bawah Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA).

Prodi Sains Lingkungan Unisma Malang tersebut akan mulai menerima mahasiswa baru pada tahun akademik 2026/2027.

Rektor Unisma, Prof. Drs. Junaidi M.Pd., Ph.D., mengatakan, izin operasional pembukaan prodi tersebut telah diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

"Izin operasionalnya sudah kami terima dari kementerian. Melalui SK Nomor 185, Unisma diberi kewenangan untuk membuka Program Studi Sains Lingkungan yang berada di Fakultas MIPA," ujar Prof Junaidi pada Kamis (12/3/2026).

Menurutnya, pembukaan prodi ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan lulusan di bidang lingkungan yang semakin tinggi. 

Di sisi lain, jumlah perguruan tinggi yang menyelenggarakan program studi serupa masih terbatas.

Baca juga: Kebakaran Hebat Terjadi di Unisma Malang, Ruang Kelas FEB Ludes Terbakar, Penyebab Dikuak PMK

"Berdasarkan analisis kebutuhan yang kami lakukan, kebutuhan terhadap lulusan sains lingkungan cukup tinggi,"

"Sementara jumlah program studi ini di Indonesia masih sedikit, hanya sekitar 23 program studi," jelasnya.

Ia menambahkan, isu lingkungan kini menjadi perhatian global yang melibatkan berbagai negara. 

Karena itu, Unisma ingin ikut berkontribusi dalam upaya penyelamatan dan pengelolaan lingkungan melalui pendidikan.

"Isu lingkungan adalah isu global. Semua negara memiliki kepentingan terhadap penyelamatan lingkungan,"

"Insya Allah Unisma ingin berkontribusi lebih banyak melalui program studi baru ini," katanya.

Sementara itu, Wakil Rektor IV Unisma, Dr. Hasan Zayadi, S.Si., M.Si., menjelaskan bahwa Prodi Sains Lingkungan Unisma memiliki keunikan pada desain kurikulumnya.

Baca juga: Laga Futsal Unisma Malang vs Ubhara Surabaya Ricuh, Pemain Saling Pukul, Tim Medis Nyaris Kena Kursi

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved