Lebaran 2026

Lebaran 2026, Kapolres Malang Minta Tiap Tempat Wisata Disiagakan Tim SAR dan Medis

Potensi kedatangan 300 ribu wisatawan, yang akan berlibur saat lebaran ke 37 wisata pantai di Malang selatan, bukan cuma jadi atensi Bupati

Penulis: Imam Taufiq | Editor: Januar
Istimewa
Sekda Kabupaten Malang (kanan baju putih dan AKBP M Taat Resdi, Kapolres Malang rapat bersama terkait pengamanan liburan lebaran di Pendopo Pemkab Malang. 
Ringkasan Berita:
  • Diperkirakan 300 ribu wisatawan akan mengunjungi 37 pantai di Malang Selatan saat lebaran, dengan sekitar 7.000–9.000 pengunjung per pantai, sehingga pengelola diwajibkan menyiapkan segala antisipasi sejak dini.
  • Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi menekankan pentingnya tim SAR, tim medis, dan pengawasan pengunjung untuk mencegah risiko akibat ombak besar atau cuaca ekstrem di pantai selatan.

 

Laporan wartawan TribunJatim.com, Imam Taufik

TRIBUNJATIM.COM, MALANG-Potensi kedatangan 300 ribu wisatawan, yang akan berlibur saat lebaran ke 37 wisata pantai di Malang selatan, bukan cuma jadi atensi Bupati HM Sanusi MM.

Namun,  AKBP Muhammad Taat Resdi, Kapolres Malang, justru langsung turun tangan.

Melalui Firmando H Matondang, Kadis Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisparbud) Kabupaten Malang, Taat minta agar para pengelola 37 wisata pantai dikumpulkan. Mereka dikumpulkan oleh Firmando, di pendopo Pemkab Malang, Senin (16/3/2026). 

Intinya, mereka harus menyiapkan diri untuk menyambut kedatangan wisatawan, yang diperkirakan bakal membludak saat liburan lebaran nanti. Diprediksinya, dari 37 wisata pantai itu, sekitar 7 ribu sampai 9 ribu pengunjung per pantainya.

Baca juga: Mudik Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Sediakan Takjil Gratis di Stasiun untuk Pemudik

"Iya, sudah kami himbau, agar para wisatawan mengantipasi segala kemungkinan, yang tak dikehendaki. Sebab, jika tak disiapkan mulai dini seperti ini, kami khawatir tingkat kewaspadaan pengelolanya, lengah," ungkap Taat, yang mantan Kapolres Tulungagung, Selasa (17/3/2026).

Menurut Taat, tingkat kunjungan wisatawan nanti dipastikan bakal melonjak. Makanya, Taat menghimbau, jangan lupa keselamatan pengunjung itu nomer satu. Caranya, menurut Taat, di setiap wisata pantai harus disiagakan tim ahli, yakni tim SAR (Search and Rescue) dan tim medis. Itu karena diprediksi saat musim lebaran nanti potensi cuaca ekstrem masih terjadi. 

"Kami minta agar ada tim, yang juga mengawasi pergerakan pengunjung. Jangan sampai ada pengunjung dibiarkan main seenaknya di tepi pantai, terutama saat ada ombak besar. Mereka harus segera diperingatkan," ungkapnya.

Begitu juga, Budiar, Sekda Kabupaten Malang, mengatakan, persiapan buat pengelola wisata pantai, selain membikin senang tamunya, juga harus dijaga keselamatan dan keamanannya. Sebab, karakter pantai selatan, selain panorama pantainya cukup bagus, ombaknya dikenal cukup besar. "Tolong, buat para pengelola wisata pantai, himbauan pak kapolres itu diperhatikan. Bahkan, harus bekerja sama juga dengan kepolisian dan TNI, untuk disiagakan di lokasi," ungkap Budiar.

Sementara, Firmando mengatakan, segala antisipasi buruk sudah disampaikan ke 37 pengelola wisata pantai. "Kami sudah tegaskan, jika ada kejadian yang tak diinginkan, segera menghubungi pos pusat pengamanan, yang ada di perempatan Pantai Balekambang. Di situ, selain ada kepolisian, TNI, tim SAR, dan tim medis, peralatan buat antisipasi kemungkinan buruk, sudah tersedia," paparnya.


Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

 

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved