Hobi Melukis Dokter Spesialis Anak Jadi Jalan Sunyi Bantu Pasien

Hobi melukis yang ditekuni Kurniawan Taufiq Kadafi bukan sekadar pelarian dari rutinitas sebagai dokter spesialis anak.

Tayang:
Penulis: Benni Indo | Editor: Alga W
Tribun Jatim Network/Benni Indo
LUKISAN - dr Kurniawan Taufiq Kadafi SpA(K), Biomed menunjukan lukisan karyanya. Dari lukisan tersebut, ia dapat membantu keluarga pasien secara diam-diam. 

Dari sana, karya-karyanya mulai memiliki dua nilai.

Pertama, sebagai bentuk apresiasi terhadap seni.

Kedua, sebagai sarana membantu pasien, terutama mereka yang membutuhkan biaya tambahan di luar jangkauan layanan kesehatan.

Harga lukisan pun beragam, mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah.

Beberapa bahkan terjual hingga Rp5 juta.

"Nilainya ada dua, pertama karya dihargai, kedua, bisa bermanfaat bagi yang lain," katanya.

 

Suatu ketika, Kadafi harus mengirim sebuah sampel ke Universitas Gadjah Mada.

Ada kebutuhan untuk analisis genetik.

Biaya untuk kebutuhan tersebut tidak dibebankan kepada orang tua, tapi dibayar melalui lukisannya yang terjual.

"Nilainya Rp1,6 juta waktu itu," katanya.

Sebagai dokter yang bertugas di ruang intensif, Kadafi terbiasa berhadapan dengan banyak kondisi pasien.

Namun, ia memilih pendekatan yang lebih dari sekadar medis, ia merawat dengan empati.

"Pasien anak itu saya anggap seperti anak saya sendiri," tuturnya.

Interaksi yang intens dengan pasien dan keluarga membuat hubungan itu terasa lebih personal.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved