Jemaah Kristiani Diprediksi Berdatangan di Malang Seiring Peringatan Hari Kenaikan Yesus Kristus

Jemaah Kristiani akan memperingati Kenaikan Yesus Kristus sebagai bagian dari rangkaian hari besar keagamaan.

Tayang:
Penulis: Benni Indo | Editor: Alga W
Tribun Jatim Network
IBADAH - Kegiatan ibadah di Gereja JKI Yehova Rapha Ministry. Peringatan Kenaikan Yesus Kristus kali ini diprediksi akan didatangi banyak jamaah karena bertepatan dengan libur panjang. 

Ringkasan Berita:
  • Peringatan Kenaikan Yesus Kristus memiliki makna penting karena menandai berakhirnya satu fase dan dimulainya fase baru dalam kehidupan iman umat.
  • Momentum libur panjang pada 2026 diperkirakan berdampak pada meningkatnya jumlah jemaah yang hadir di Kota Malang.

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Benni Indo

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Jemaah Kristiani, baik Protestan maupun Katolik, akan memperingati Kenaikan Yesus Kristus sebagai bagian dari rangkaian hari besar keagamaan yang dimulai dari Jumat Agung dan Paskah.

Wakil Gembala Sidang Gereja JKI Yehova Rapha Ministry Kota Malang sekaligus Sekretaris Jenderal Forum Komunikasi Antar Umat Beragama (FKAUB) Malang Raya, Pdt David Tobing, menjelaskan bahwa peristiwa kenaikan merupakan puncak dari rangkaian tersebut.

Baca juga: Dishub Kota Malang Antisipasi Titik Rawan Macet Jelang Libur Panjang, Mulai Koridor Kayutangan

"Ini adalah rangkaian dari kematian, kebangkitan, hingga kenaikan Yesus Kristus. Jaraknya sekitar 40 hari setelah Paskah," ujarnya, Rabu (13/5/2026).

Menurut Pdt David, peringatan Kenaikan Yesus Kristus memiliki makna penting karena menandai berakhirnya satu fase dan dimulainya fase baru dalam kehidupan iman umat.

"Ini menjadi tonggak, berakhirnya satu era dan munculnya era baru. Yesus menggenapi misi-Nya dan memberikan penolong bagi umat," jelasnya.

Ia menambahkan, 10 hari setelah peristiwa Kenaikan, umat Kristiani akan memasuki peringatan Pentakosta, yang menjadi bagian penting dalam perjalanan iman.

Di Gereja JKI Yehova Rapha Ministry, ibadah Kenaikan Yesus Kristus akan dilaksanakan pada pagi hari, mulai pukul 08.00 hingga 10.00 WIB.

"Hampir sama seperti ibadah rutin, tetapi tema liturgi akan berfokus pada Kenaikan Yesus Kristus," katanya.

Setelah ibadah, jemaah akan mempersiapkan diri untuk memasuki masa sepuluh hari menjelang Pentakosta.

Momentum libur panjang pada 2026 diperkirakan berdampak pada meningkatnya jumlah jemaah yang hadir.

Pdt David menyebut banyak perantau pulang ke Kota Malang untuk berkumpul bersama keluarga.

"Ini sangat strategis, karena banyak perantau yang pulang. jemaah dari luar Malang Raya meningkat signifikan," ujarnya.

Meningkatnya mobilitas masyarakat serta suasana toleransi yang terjaga, perayaan Kenaikan Yesus Kristus di Kota Malang diharapkan berlangsung khidmat dan penuh makna.

Ia menyebut, kapasitas gereja yang sekitar 150 kursi berpotensi penuh.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved