Idul Adha 2026

Ada Cacing Hati di Hewan Kurban Masjid Baiturrahman Malang, Petugas: Daging Layak Dikonsumsi

Petugas pemeriksa hewan kurban di Masjid Agung Baiturrahman Kepanjen, Kabupaten Malang temukan cacing hati pada sapi yang telah disembelih

Tayang:
Penulis: Luluul Isnainiyah | Editor: Januar
Tribun Jatim Network/Luluul Isnainiyah
PENYEMBELIHAN: Penyembelihan hewan kurban di Masjid Agung Baiturrahman Kepanjen, Kabupaten Malang, Rabu (27/5/2026). Petugas pemeriksa hewan kurban temukan cacing hati. 

Ringkasan Berita:
  • Petugas pemeriksa hewan kurban di Masjid Agung Baiturrahman Kepanjen menemukan cacing hati pada empat sapi kurban yang disembelih saat Iduladha 1447 H, namun dagingnya tetap dinyatakan aman dikonsumsi setelah bagian yang terinfeksi dibuang dan dimasak matang.
  • Pemeriksaan hewan dilakukan oleh petugas dari Universitas Brawijaya melalui tahapan antemortem dan postmortem untuk memastikan kesehatan hewan sebelum dan sesudah penyembelihan.

 

Laporan wartawan TribunJatim.com, Lu'lu'ul Isnainiyah


TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Petugas pemeriksa hewan kurban di Masjid Agung Baiturrahman Kepanjen, Kabupaten Malang temukan cacing hati pada sapi yang telah disembelih, Rabu (27/5/2026). 

Namun, daging kurban dari temuan cacing hati masih layak untuk dikonsumsi. 

Sebagaimana diketahui, pada hari raya kurban ini Masjid Baiturrahman menyembelih enam ekor sapi dan sepuluh ekor kambing. 

Di antaranya satu sapi berasal dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan satu sapi dari Bupati Malang, Sanusi. Lainnya berasal dari perorangan maupun patungan masyarakat serta jamaah masjid. 

Pada proses penyembelihan ini didampingi oleh dua petugas pemeriksa hewan dari Universitas Brawijaya. 

Mereka bertugas untuk mengecek kondisi hewan kurban apakah layak dikonsumsi atau tidak.

Petugas Pemeriksa Hewan dari Universitas Brawijaya (UB) Malang, Muhammad Thoriqul Isnaini menyampaikan pemeriksaan hewan kurban dilakukan melalui dua tahapan.

Yakni antemortem (sebelum penyembelihan) dan postmortem (setelah disembelih).

Baca juga: Suasana Haru Warnai Pembagian Daging Kurban di Ponpes Gadingmangu Jombang

"Pemeriksaan sebelum disembelih itu dari gigi apakah sudah poel atau belum, dicek suhu tubuhnyam kemudian dari kulit ada luka robek atau tidak, dan bagian tanduk juga kami cek," kata Thoriqul. 

Kemudian setelah disembeli, petugas juga memeriksa kondisi hati, lambung, hingga limpa. Berdasarkan hasil pemeriksaan, ditemukan adanya cacing hati pada empat sapi. Namun, cacing yang menginfeksi hati sapi ini masih dalam kategori ringan.

Sehingga, petugas hanya perlu membuang bagian yang terdapat cacing. Kemudian, dagingnya masih layak untuk dikonsumsi selama dimasak dalam dengan benar. 

"Sebenarnya aman-aman aja dikonsumsi manusia selama bagian yang ada cacingnya itu dibuang yang penting direbus dengan matang," tuturnya. 

Thoriqul menyebutkan cacing hati berasal dari telur siput yang menempel pada rumput. Agar organ sapi tidak terinfeksi parasit ini, maka petani harus memperhatikan kondisi rumput sebelum dikonsumsi sapi. 

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved