Dishub Usulkan 3 Rute Bus Trans Jatim Malang-Kepanjen, Gondanglegi Jadi Prioritas
Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malang tengah mematangkan rencana pembukaan koridor 2 layanan Bus Trans Jatim
Penulis: Luluul Isnainiyah | Editor: Ndaru Wijayanto
Ringkasan Berita:
- Dishub Kabupaten Malang mengusulkan tiga alternatif rute Koridor 2 Bus Trans Jatim yang akan menghubungkan Malang-Kepanjen.
- Dari tiga opsi yang diajukan, rute melalui Kecamatan Gondanglegi menjadi prioritas karena mendukung pengembangan kawasan Malang Selatan dan rencana exit tol Gondanglegi.
- Sebanyak 14 armada bus dan satu bus cadangan disiapkan untuk operasional, dengan angkutan desa difungsikan sebagai feeder.
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luluul
TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malang terus mematangkan rencana pembukaan Koridor 2 Bus Trans Jatim yang akan menghubungkan Kota Malang dengan Kepanjen.
Saat ini, Dishub Kabupaten Malang telah mengajukan tiga alternatif rute kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur, yakni Hamid Rusdi–Kacuk–Talangagung, Hamid Rusdi–Sempalwadak–Talangagung, dan Hamid Rusdi–Gondanglegi–Talangagung.
Kepala Dishub Kabupaten Malang, Eko Margianto, mengatakan penentuan rute masih menunggu keputusan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
"Rute final belum ditentukan karena keputusan dan wewenang penuh berada di pihak Provinsi Jawa Timur. Nanti akan ada pembahasan lanjut soal kepastian rutenya," kata Eko ketika ditemui belum lama ini.
Dari tiga opsi tersebut, Dishub Kabupaten Malang lebih memprioritaskan jalur yang melintasi Kecamatan Gondanglegi.
Rute tersebut dinilai strategis karena mendukung pengembangan kawasan Malang Selatan dan terintegrasi dengan sejumlah proyek infrastruktur yang sedang direncanakan.
Baca juga: Penambahan Koridor Baru Trans Jatim di Malang Raya Disiapkan Jadi Kado HUT Jatim Ke-81
"Jika disuruh memilih, kami lebih memprioritaskan yang Gondanglegi karena selaras dengan pembangunan Jalan Gondanglegi-Balekambang. Kemudian ada rencana pembangunan exit tol di Gondanglegi yang membutuhkan transportasi publik," jelasnya.
Untuk mengoperasikan koridor ini, Dishub berencana menyiapkan 14 armada bus serta tambahan satu bus cadangan.
Selain itu, akan mengintegrasikan layanan bus dengan angkutan desa sebagai feeder.
"Angkutan pedesaan nanti akan kami proyeksikan sebagai angkutan feeder. Jadi nanti bus trans sebagai jalur utama, dan angkutan desa yang menyuplai penumpangnya," tambahnya.
Sementara itu, terkait sarana dan prasarana seperti halte baru bisa diintervensi oleh dishub ketika rute telah ditentukan.
Halte tidak harus berupa bangunan fisik yang besar, melainkan bisa dengan sistem bus stop atau rambu pemberhentian.
Sedangkan terkait anggaran untuk pemenuhan sarana dan prasarana masih menunggu petunjuk teknis dari provinsi, apakah akan dicover oleh APBD Provinsi pembagian dengan daerah.
Baca juga: Libur Panjang, Berwisata Keliling di Lamongan Bisa Naik Bus Trans Jatim, Harga Cuma Rp5 Ribu
Dishub Kabupaten Malang
bus Trans Jatim
Trans Jatim
berita Malang hari ini
berita Malang
Eko Margianto
Gondanglegi
| 13 Pendaki Ilegal Gunung Semeru Diamankan, 4 Orang Masih Diburu BB TNBTS |
|
|---|
| RTH Publik Baru 3,44 Persen, DPRD Kota Malang Godok Raperda untuk Kejar Target 30 Persen |
|
|---|
| Gebyar Ritual 1 Suro, Masyarakat Lereng Gunung Kawi Wonosari Malang Gelar Kirab Budaya |
|
|---|
| PBNU Sayangkan Ponpes di Bululawang Disegel Yakuza Maneges usai Kasus Pelecehan Kiai |
|
|---|
| Mahasiswa Malang Bersiap Bergerak dan Turun ke Jalan, Serukan Indonesia Gawat Darurat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Bus-Trans-Jatim-koridor-Malang-Raya-saat-melintas-di-depan-kantor.jpg)